PENGADEGAN, JAKARTA SELATAN — Upaya eliminasi Tuberkulosis (TBC) di wilayah Jakarta Selatan terus diperkuat melalui penjangkauan langsung ke masyarakat. Pada Senin (10/8/2026), Puskesmas Kecamatan Pancoran menggelar kegiatan Skrining TB-CKG (Cek Kesehatan Gratis) dan pelacakan kontak (contact tracing) terintegrasi di lingkungan RW 001 Kelurahan Pengadegan.
Kegiatan ini bertujuan untuk mendeteksi dini kasus TBC, memutus rantai penularan di lingkungan keluarga dan masyarakat, serta memberikan edukasi kesehatan secara langsung kepada warga.
Antusiasme Warga dan Capaian Skrining
Sebanyak 100 warga RW 001 Kelurahan Pengadegan hadir dan berpartisipasi aktif mengikuti rangkaian pemeriksaan kesehatan. Selain mendapatkan layanan cek kesehatan umum gratis, tim tenaga kesehatan difokuskan melakukan penelusuran terhadap kasus indeks TBC aktif yang ada di wilayah tersebut.
Berdasarkan data rekapitulasi tim lapangan, berikut adalah capaian kegiatan skrining dan tracing terintegrasi:
- Pelacakan Kasus Indeks: Sebanyak 9 kasus indeks berhasil ditindaklanjuti untuk penelusuran kontak.
- Cakupan Kontak: Teridentifikasi 7 kontak serumah dan 49 kontak erat, dengan tingkat persentase cakupan penelusuran mencapai 56%.
- Penapisan Populasi Berisiko: Sebanyak 44 warga dari kelompok populasi berisiko berhasil diskrining.
- Temuan Terduga (Suspek) TB: Petugas menemukan 8 orang terduga TB, yang terdiri dari 3 orang dari kategori kontak erat dan 5 orang dari populasi berisiko.
Pencegahan Dini Lewat Terapi TPT
Sebagai langkah intervensi cepat, seluruh warga yang masuk dalam kategori terduga TB diarahkan untuk menjalani pemeriksaan dahak (sputum) dan pemeriksaan penunjang lanjutan di fasilitas pelayanan kesehatan.
Sementara itu, untuk menekan risiko penularan pada orang yang tinggal bersama pasien, sebanyak 7 kontak serumah langsung memulai Terapi Pencegahan TBC (TPT). Pemberian TPT ini sangat krusial untuk mencegah kuman TBC berkembang menjadi sakit TB aktif pada individu dengan riwayat paparan dekat.
Sinergi dan Imbauan Kesehatan
Pelaksanaan kegiatan yang berlangsung tertib di lingkungan masjid dan Posyandu RW 001 ini dapat terwujud berkat kolaborasi antara Puskesmas Kecamatan Pancoran, pengurus RW/RT setempat, serta para kader kesehatan Kelurahan Pengadegan.
Pihak Puskesmas mengimbau masyarakat untuk tidak ragu memeriksakan diri jika mengalami gejala khas TBC, seperti:
- Batuk berdahak atau kering yang berlangsung lebih dari 2 minggu.
- Demam sumeng atau berkeringat di malam hari tanpa aktivitas fisik.
- Penurunan berat badan dan nafsu makan secara signifikan.
- Rasa lelah berlebihan dan nyeri dada.
Dengan ditemukannya kasus secara dini dan dimulainya terapi pencegahan, diharapkan penularan TBC di Kelurahan Pengadegan dapat ditekan secara optimal menuju target Bebas TBC.