
Kamis (19/12/2024) Peresmian ini merupakan hasil
kolaborasi antara Pemerintah Kelurahan Cikoko, Dinas Komunikasi, Informatika,
Persandian dan Statistik Provinsi DKI Jakarta dalam pemasangan CCTV. Dinas
Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian Provinsi DKI Jakarta yang memberikan
Bibit tanaman sayuran dan alat Urban Farming. Unit Penanganan Sampah (UPS)
Badan Air Dinas Lingkungan Hidup Provinsi DKI Jakarta dalam Kegiatan Pengolahan
limbah sungai.
Selain itu turut berperan juga Sudin. Pertamanan dan
Hutan Kota Kota Adm. Jakarta Selatan yang melengkapi tanaman. Sudin. Bina Marga
Kota Adm. Jakarta Selatan dalam perbantuan Penerangan Jalan Umum (PJU) dan
aliran listrik untuk lampu hias. Sudin. Perhubungan Kota Adm. Jakarta Selatan
yang berkontribusi dalam Penertiban Parkir liar dan pemasangan speed bump.
Kelurahan Cikoko yang dipimpin oleh Lurah Cikoko,
Fadhilah Nursehati yang sekaligus sebagai inisiator dalam Penataan Kawasan
merangkul komunitas yang bergerak dalam menjaga kebersihan dan kelestarian
Sungai Ciliwung atau dikenal dengan Mat Peci (Masyarakat Peduli Ciliwung).
Dalam upaya meningkatkan kualitas lingkungan dan memperkuat
sinergi antara pemerintah dan sektor swasta, Kelurahan Cikoko pun menggandeng
PT. Zurich Asuransi Indonesia, Tbk untuk berkontribusi melalui program
Corporate Social Responsibility (CSR).
Sebagai informasi Pengerjaan penataan kawasan ini
dilakukan dengan kolaborasi program volunteer Zurich dan program penataan
kawasan TW 3 tahun 2024 Kelurahan Cikoko.
Kawasan Eco Edu Wisata Ciliwung Cikoko resmi dibuka
oleh Sekretaris Kota Administrasi Jakarta Selatan, Ali Murtadho. Kawasan ini
terletak di Jalan Inspeksi Ciliwung I, RT.01/RW.01 Kelurahan Cikoko, Kecamatan
Pancoran, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibu kota Jakarta.
Kawasan ini memiliki luas sekitar 5.000 meter persegi
dan menawarkan berbagai fasilitas edukatif, seperti taman bermain anak,
kegiatan pengolahan limbah sungai, dan pembibitan tanaman. Tujuan utama dari
kawasan ini adalah meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga
ekosistem sungai dan lingkungan.
Dengan adanya kawasan Eco Edu Wisata Ciliwung Cikoko
ini merupakan komitmen pemerintah dalam mengedukasi masyarakat terkait
perubahan iklim, pengelolaan sampah, dan ketahanan pangan lingkungan. Pentingnya
paradigma baru tentang air sebagai sumber kehidupan, bukan tempat pembuangan,
serta mendukung konsep wisata Kali Ciliwung yang ramah anak dan mendukung
interaksi warga.
Konsep besar menjadikan Ciliwung sebagai bagian dari
transportasi air adalah langkah luar biasa untuk masa depan lingkungan. Kami berharap kawasan ini menjadi lokasi alternatif
bagi masyarakat untuk bermain sekaligus belajar mengenal peran penting sungai
bagi kehidupan,” kata Fadhilah Nursehati saat ditemuai di lokasi kawasan.