Camat
Jagakarsa Satia bersama Walikota Administrasi Jakarta Selatan, M Anwar,
mendampingi Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menyerahkan kunci hunian baru
di Rumah Susun Sewa (Rusunawa) Jagakarsa kepada warga yang sebelumnya menempati
lahan TPU Menteng Pulo II. Warga yang telah direlokasi dari TPU Menteng Pulo II
tersebut akan diberikan fasilitas tinggal gratis selama enam bulan di Rusun
Jagakarsa.
Gubernur
Pramono mengapresiasi langkah Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman
(DPRKP) yang telah menyediakan hunian layak bagi warga terdampak.
“Saya
menyambut baik upaya jajaran Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam pengembalian
fungsi lahan TPU Menteng Pulo. Alhamdulillah, warga yang terdampak telah
direlokasi dan mendapatkan fasilitas rumah susun di Jagakarsa,” ujar Gubernur
Pramono, Selasa (9/12).
Pemprov
DKI Jakarta saat ini berkomitmen mempercepat penyediaan ruang pemakaman melalui
skema pengembalian fungsi lahan. Fokus utama diarahkan pada penataan kembali
area-area pemakaman yang selama ini beralih fungsi atau ditempati tidak sesuai
peruntukannya.
Di
TPU Menteng Pulo II, lahan yang dikembalikan fungsinya akan menyediakan sekitar
1.300 petak makam, jumlah yang sangat berarti mengingat keterbatasan lahan
pemakaman di Jakarta.
“Jakarta
sekarang ini menghadapi kesulitan untuk tempat pemakaman umum. Dari 80 TPU yang
ada, 69 sudah harus menggunakan sistem tumpuk. Karena itu, pengembalian fungsi
lahan seperti di Menteng Pulo II adalah langkah positif,” kata Gubernur.
Gubernur
Pramono memastikan bahwa Pemprov DKI memberikan perhatian penuh terhadap warga
yang direlokasi. “Ketika dipindahkan, pasti kehidupan awalnya berat. Karena itu
kami bebaskan biaya sewa selama enam bulan. Saya juga meminta agar anak-anak
yang direlokasi segera difasilitasi mendapatkan sekolah di sini,” tuturnya.
Gubernur
juga menyampaikan bahwa respon warga atas bantuan tersebut sangat menyentuh.
“Tanggapannya haru sekali. Sulit saya ungkapkan dengan kata-kata,” tutur
Gubernur Pramono.
Untuk diketahui, 137 KK yang menempati TPU Menteng Pulo II telah direlokasi, 88 KK ke Rusun Jagakarsa dan sisanya ada yang ke Rusun Rawa Bebek, ngontrak mandiri dan pulang kampung.