Jakarta - Seluruh pedagang di Pasar Kebayoran Lama dipastikan telah memakai masker saat berjualan. Pedagang disebut Lurah Grogol Selatan Mario M telah mematuhi protap COVID-19 dengan baik. Ia menjelaskan, penegakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Pasar Kebayoran Lama sering dilakukan. Hasilnya para pedagang mulai mematuhi aturan penggunaan masker.
"Justru pengunjung yang tidak pakai masker, beberapa kita cek KTP dan BAP. Kita suruh milih seusai aturan mau di denda atau hukuman sosial. Dikasih rompi dan di push up, terus pakai rompi," katanya saat dikonfirmasi, Jumat (5/6). Mario menyebut pedagang di Pasar Kebayoran Lama menjual kebutuhan pangan dengan berbagai komoditas.
"Kalau yang dikelola PD Pasar Jaya itu sembako dan obat-obatan. Di luar itu ada yang datang bertahap, jam 02:00 WIB itu pedagang sayur, jam 06:00 WIB ikan dan kelapa, kalau siang sampe ke sore itu jualnya buah-buahan dan sayuran. Khususnya jam 17:00 WIB sampe subuh itu biasanya sayur," bebernya.
Mario juga memastikan jarak antar pedagang tidak berdekat-dekatan. Namun, lanjutnya, pembeli di pasar terkadang susah diatur untuk jaga jarak antar sesama. "Kalau mereka (pedagang) deketan juga gak laku. Satu pedagang kan bisa 10 orang pembelinya dan susah diatur," tandasnya.
Sudin Komunikasi, Informasi dan Statistik Kota Administrasi Jakarta Selatan
"Justru pengunjung yang tidak pakai masker, beberapa kita cek KTP dan BAP. Kita suruh milih seusai aturan mau di denda atau hukuman sosial. Dikasih rompi dan di push up, terus pakai rompi," katanya saat dikonfirmasi, Jumat (5/6). Mario menyebut pedagang di Pasar Kebayoran Lama menjual kebutuhan pangan dengan berbagai komoditas.
"Kalau yang dikelola PD Pasar Jaya itu sembako dan obat-obatan. Di luar itu ada yang datang bertahap, jam 02:00 WIB itu pedagang sayur, jam 06:00 WIB ikan dan kelapa, kalau siang sampe ke sore itu jualnya buah-buahan dan sayuran. Khususnya jam 17:00 WIB sampe subuh itu biasanya sayur," bebernya.
Mario juga memastikan jarak antar pedagang tidak berdekat-dekatan. Namun, lanjutnya, pembeli di pasar terkadang susah diatur untuk jaga jarak antar sesama. "Kalau mereka (pedagang) deketan juga gak laku. Satu pedagang kan bisa 10 orang pembelinya dan susah diatur," tandasnya.
Sudin Komunikasi, Informasi dan Statistik Kota Administrasi Jakarta Selatan