Kasus DBD di Jakarta Selatan untuk 2014 mencapai 2.494 kasus. Untuk tiga besar kasus DBD di Jakarta Selatan adalah Pasar Minggu menduduki urutan pertama dengan 389 kasus disusul Jagakarsa 382 kasus dan Kebayoran Lama 309 kasus. Banyaknya kasus DBD ini dipengaruhi kondisi cuaca yang tidak menentu kadang hujan kadang tidak juga pasca banjir banyak meninggalkan sampak dan lingkungan yang kotor.
Sedangkan khusus Kebayoran lama pada tahun 2014 tertinggi di Kelurahan Pondok Pinang dengan 71 kasus disusul Kebayoran Lama Selatan 55 kasus DBD.
Walikota Jakarta Selatan Syamsuddin Noor mengatakan agar tidak berkembang biak nyamuk aedes aegypti di rumah, masyarakat harus bekerja sama dengan jumantik memberantas nyamuk dan jentik nya dengan melakukan PSN dengan 3 M yang berkelanjutan,”katanya didampingi Munjirin camat Kebayoran Lama saat PSN di RW 03 Kebayoran Lama Selatan Kecamatan Kebayoran Lama Jakarta Selatan, Jumat (9/1).
Dengan melakukan PSN secara tertib dan rutin maka peningkatan perkembangan nyamuk DBD dan juga memberikan pemahaman masyarakat tentang DBD lebih luas akan menimalisasi kasus DBD , karena PSN sarana yang paling efektif dan sangat murah untuk memberantas nyamuk DBD. Kami hanya memberi dorongan agar lebih giat lagi dan Jakarta Selatan dapat terbebas dari kasus DBD,”tegasnya.
Dia, tambahkan langkah yang paling tepat dalam mencegah dan antisipasi nyamuk demam berdarah adalah melakukan PSN dengan 3 M secara rutin, kita menghindarkan melakukan foging. .Foging akan dilakukan apabila ada kasus, tapi yang lebih utama adalah bagaimana kita melakukan kegiatan PSN secara rutin. Kita tutup siklus mata rantai penyebaran nyamuk aides aigipty, kita lakukan seminggu sekali karena siklus nyamuk ini 10 hari . Jadi nyamuk belum dewasa sudah kita putus mata rantainya,”tandasnya.``