pedagang-di-pasar-mayestik-dan-blok-m-square-adaptasi-psbb-transisi

Jakarta - Di masa transisi Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) sejumlah pusat perbelanjaan mulai bergeliat. Seperti yang tampak di Pasar Mayestik dan Blok M Square pedagang mulai mengikuti peraturan atas kelonggaran tersebut. Lurah Gunung Dimas Prayudi mengatakan kini pedagang mulai mengikuti peraturan PSBB transisi. Beberapa toko makanan mulai membuka gerai mereka.

"Toko non food tetep tanggal 15 Juni mereka baru buka. Toko makanan sudah bisa hari ini buka, dan dine in di toko makanan tetap mengacu ke 50 persen kapasitas toko mereka dan antar konsumen berjarak minimal satu meter," jelasnya, Senin (8/6). Di Pasar Mayestik disebutnya banyak toko makanan, meski beberapa ada yang non food. Seperti bahan kain, baju dan tekstil.

"Kebanyakan mereka menerima, karena pedagang Mayestik nurut bener sama pemerintah. Karena pedagang nya tertata dan Kepala Pasarnya bilang tanggal sekian buka ya mereka nurut," ujarnya. Meski begitu tetap saja ada kendala seperti tidak keringanan untuk membayar sewa toko. "Bayaran tetap sama, full dan itu resikolah karena usaha," ungkapnya.

Di lain hal, Lurah Melawai Chenris Rahmasari mengatakan, pedagang di Blok M Square juga tidak jauh berbeda. Mereka menunggu anjuran pemerintah untuk bisa membuka kembali toko. "Pedagang malah sepakat kalau cuma satu dua aja yang buka, mending nanti saja dulu. Mereka akan buka kalau semua toko sudah diperbolehkan beroperasi seperti semula," katanya.

Ia juga tidak menampik adanya pedagang yang ngebet ingin kembali beroperasi. Namun anjuran pemerintah untuk membuka sesuai tanggal yang ditentukan mengurungkan niat mereka. "Tapi karena semua sepakat dan disuruh juga sama Pak RW mereka nurut kok," imbuhnya.

Sudin Komunikasi, Informasi dan Statistik Kota Administrasi Jakarta Selatan.