Walikota Jakarta Selatan Syamsuddin Noor mengatakan dengan diadakannya Musyawarah Kota (Mukota) V/2015 Kadin Jakarta Selatan diharapkan muncul pemikiran baru untuk mengangkat dan memajukan organisasi Kamar Dagang dan Industri (KADIN) sebagai organisasi profesi yang profesional yang dapat mendukung program pembangunan Pemerintah di wilayah Kota Administrasi Jakarta Selatan.
Jakarta Selatan yang mempunyai potensi keunggulan diberbagai bidang termasuk aspek fundamental dalam dimensi sosial, budaya dan lingkungan hidup perlu disikapi secara arif,”katanya didampingi Kepala Kadin Provinsi DKI Jakarta Edi Kuntadi dan Ketua Kadin Jaksel Sonny Harsono saat mebuka Musyawara Kota V/2015 Kadin di Hotel Amoroosso Jakarta Selatan , Senin (9/2).
Hubungan Kemitraan dengan Pemkot Jakarta Selatan yang sudah dibina dan berjalan serta bersinergi selama ini, harus mampu ditingkatkan lagi ke depan. Kemitraan ini tentunya bukan datang tiba-tiba, melainkan adanya alat yang saling mendukung khususnya peranan KADIN yang sangat penting dalam menyediakan jasa pelaksanaan pembangunan Jakarta Selatan.
Syamsuddin menambahkan dalam perkembangan UMKM di Jakarta Selatan yang belum maksimal, di pasar Mampang Prapatan di area tersebut banyak yang kosong juga Pasar Batu Putih dan Pasar Bukit Duri disini sifatnya seperti PK-5 aja.
Kami berupaya terus dengan pengusaha-pengusah mal untuk pedagang UKM bisa masuk agar pedagang informal menjadi formal, ini bekerja sama dengan Casablanca mal dan Pejaten Village ini dengan landasan fasos fasum,”ujarnya.
Syamsuddin Noor berharap dalam MUKOTA V/2015 nantinya benar-benar dipilih nakoda KADIN yang handal dan visioner oleh karena itu agar betul-betul selektif dan kondusif dengan berpedoman pada aturan main yang ditetapkan.
Kepala Kadin Provinsi DKI Jakarta Edi Kuntadi menambahkan Mukota ini tidak hanya memilih ketua saja tapi yang lebih penting bagaimana melihat Jakarta selatan mempunyai potensi kekuatan ekonomi yang luar biasa berbeda dengan daerah lain.
Potensi ekonomi cukup tinggi bagaimana temen-temen yang terpilih nanti harus melihat kekuatan ekonomi Jakarta selatan, seperti pariwisata, industri kreatif ini harus diperkuat,”ujarnya.
Para kandidat 6 orang ini mempunyai program masing-masing. Yang pasti bagaiman siap kalah siap menang, nantinya program harus dibicarakan bersama,”tandasnya.