Jakarta Selatan - Wakil Walikota Administrasi Jakarta Selatan, Ali Murthadho, membuka Puncak Peringatan Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) Ke-29 Tingkat Kota Administrasi Jakarta Selatan Tahun 2025 sebagai Implementasi Germas Enam Indikator, di Ruang Dirgantara Kantor Walikota Jakarta Selatan, Rabu (28/5). Puncak Peringatan HLUN tersebut diisi dengan berbagai kegiatan seperti pemeriksaan kesehatan, senam, penampilan seni dan lainnya.
Wakil Walikota Administrasi Jakarta Selatan, Ali Murthadho, mengatakan, Hari Lanjut Usia Nasional yang diperingati setiap 29 Mei menjadi momentum penting untuk menguatkan kepedulian dan peran bersama dalam mendukung kesejahteraan lansia.
"Jadi kegiatan ini merupakan strategi penguatan upaya promotif, preventif serta pemberdayaan masyarakat. Salah satu upaya dalam penerapan paradigma sehat adalah dengan melakukan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS)," ujarnya.
Ia menuturkan, sebagai bagian dari upaya tersebut, Gerakan Semua Cinta Lansia diluncurkan sebagai salah satu inisiatif pendidikan karakter yang bertujuan untuk menumbuhkan kepedulian, empati, dan penghargaan terhadap lansia di seluruh Indonesia.
Sehingga, lanjut Ali, gerakan ini diharapkan dapat mendorong masyarakat untuk lebih peduli dengan kondisi lansia di sekitar mereka, melalui aksi nyata seperti menulis surat cinta, harapan, dan ucapan terima kasih kepada lansia.
"Gerakan Semua Cinta Lansia melibatkan seluruh elemen masyarakat Indonesia, termasuk sekolah, pesantren, SMK, perguruan tinggi, organisasi, komunitas, serta lansia sebagai peserta," ucapnya.
Sementara itu, Ketua TP PKK Jakarta Selatan, Diah Anwar, mengaku senang dengan adanya kegiatan ini, karena menurutnya lansia itu bukan lanjut usia yang sudah tidak mempunyai semangat. Namun, lansia juga dapat berpartisipasi aktif memajukan Jakarta Selatan.
"Mudah-mudahan nanti di Jakarta Selatan kita mempunyai program menyapa Lanjut Usia (lansia), Semoga nantinya bisa dilaksanakan dalam setahun dua kali," katanya.