Sudin-Dukcapil-Jaksel-Gelar-Bina-Kependudukan-dan-Sosialisasi-Pendatang-Baru

Jakarta Selatan - Suku Dinas (Sudin) Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Jakarta Selatan (Jaksel) menggelar kegiatan Bina Kependudukan dan Sosialisasi Pendatang Baru pasca Idulfitri 1447 Hijriah di RW 02 Kelurahan Pejaten Timur, Kecamatan Pasar Minggu, Senin (6/4).

Kepala Bidang Pendaftaran Penduduk Dinas Dukcapil DKI Jakarta, Shanti mengatakan, kegiatan yang dilaksanakan serentak se-DKI Jakarta ini mencakup beberapa hal, salah satunya adalah sosialisasi kepada warga setempat yang baru datang ke Jakarta untuk segera melapor dan kelengkapan Administrasi Kependudukan (Adminduk).

"Pelaporan dapat dilakukan secara mandiri melalui aplikasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) atau dengan mendatangi kantor kecamatan, terutama bagi mereka yang masuk dalam kategori penduduk nonpermanen," katanya.

Ia menjelaskan, hingga hari ini, tercatat 14 orang telah melapor di Kelurahan Pejaten Timur, serta untuk 105 orang terdata se-Kecamatan Pasar Minggu dan data ini akan terus berubah seiring penyelesaian pelaporannya masing-masing. "Pendataan ini telah dimulai sejak 25 Maret, tepat setelah libur Lebaran berakhir," ucapnya.

Sudin Dukcapil pun mengimbau warga yang datang dengan SKPWNI untuk segera melapor ke kelurahan. Selain dokumen tersebut, pendatang juga perlu menyertakan surat jaminan atau surat keterangan tidak keberatan dari pemilik rumah yang alamatnya akan digunakan.

Secara keseluruhan, lanjutnya, rangkaian kegiatan ini akan berlangsung selama satu bulan penuh hingga 30 April 2026 mendatang. Selain hari ini, pihaknya juga mengagendakan kegiatan serentak berikutnya pada 20 April. Meski demikian, setiap kelurahan tetap akan melaksanakan sosialisasi mandiri sesuai dengan jadwal yang telah direncanakan masing-masing.

"Pentingnya pelaporan ini memiliki dua sisi manfaat. Bagi pemerintah, data ini diperlukan untuk akurasi perencanaan pembangunan daerah agar sesuai dengan kondisi riil di lapangan. Bagi warga sendiri, pelaporan sangat krusial dalam situasi darurat, seperti jika terjadi musibah atau kecelakaan," katanya.