Jakarta Selatan – Dalam rangka memberikan informasi serta pemahaman yang lebih luas mengenai kepalangmerahan pada dunia usaha, Pemerintah Kota (Pemkot) Administrasi Jakarta Selatan (Jaksel) bersama PMI Jaksel menggelar Sosialisasi Kepalangmerahan bagi Dunia Usaha di Ruang Gelatik Utama, Kantor Walikota Jakarta Selatan, Kamis (22/10).
Asisten Kesejahteraan Rakyat Kota Administrasi Jakarta Selatan, Tomy Fudhiartono, Tomy Fudhiartono mengatakan, sinergi antara pemerintah daerah, PMI Kota Jakarta Selatan dan sektor swasta sangat krusial. Kolaborasi yang solid dapat memperkuat pelayanan kemanusiaan, kesiapsiagaan bencana, hingga dukungan terhadap aksi donor darah.
"Kami berharap kegiatan sosialisasi ini tidak berhenti pada teori semata, tetapi berlanjut dengan tindakan nyata di perusahaan masing-masing, termasuk dukungan langsung pada program Bulan Dana PMI Kota Jakarta Selatan tahun 2026," ucapnya.
Tomy optimis, melalui semangat gotong royong dan kemitraan yang berkelanjutan, berbagai tantangan sosial kemanusiaan di wilayah Jakarta Selatan dapat diatasi secara lebih terarah, efektif dan berdampak nyata bagi masyarakat.
"Semoga kita semua tetap solid dalam mengatasi berbagai tantangan kemanusiaan dan sosial di Jakarta Selatan," katanya.
Sementara itu, Ketua PMI Jakarta Selatan, Mundari menambahkan, kegiatan yang dihadiri oleh 70 orang peserta dari berbagai dunia usaha ini bertujuan untuk memberikan informasi serta pemahaman yang lebih luas mengenai kepalangmerahan.
Para peserta mendapatkan berbagai materi penting, lanjutnya di antaranya, sosialisasi kepalangmerahan, pengenalan Pertolongan Pertama Gawat Darurat (PPGD) serta ?praktik Pertolongan Pertama pada Kedaruratan (P3K)
"Melalui kegiatan ini, saya berharap PMI terus dapat terus bekerja sama dengan baik bersama mitra-mitra usaha demi memperkuat aksi kemanusiaan di wilayah Jakarta Selatan dan sekitarnya," tandasnya.