Jakarta Selatan - Dalam rangka mendukung kelancaran dan keselamatan arus mudik Lebaran 2026, PMI Jakarta Selatan (Jaksel) membuka Pos Siaga Lebaran di Terminal Lebak Bulus, Jakarta Selatan. Pos Siaga Lebaran menghadirkan layanan siaga ambulans dan pengecekan kesehatan, serta pemeriksaan narkoba bagi pengemudi dan awak bus.
Ketua PMI Kota Jakarta Selatan, Mundari, mengatakan, layanan pemeriksaan narkoba ini merupakan program khusus dan satu-satunya yang ada di lingkungan PMI se-DKI Jakarta, yang saat ini dilaksanakan oleh PMI Jakarta Selatan.
“Melalui layanan ini, kami ingin memastikan bahwa para pengemudi dalam kondisi prima dan bebas dari penyalahgunaan narkoba, sehingga perjalanan mudik masyarakat dapat berlangsung dengan aman,” ujar Mundari, Rabu (18/3).
Layanan pengecekan narkoba ini berlangsung mulai 16 hingga 20 Maret 2026, setiap pukul 13.00 hingga 17.00 WIB. Pemeriksaan dilakukan dengan metode 7 parameter, meliputi Amphetamine (AMP), Metamfetamin/Shabu (MET), Marijuana/Ganja (THC), Morphine/Opiat (MOP), Cocaine (COC), Benzodiazepin (BZO), serta Carisoprodol/Soma/K2/Tembakau Gorila.
Lebih lanjut, Mundari menambahkan bahwa setelah masa siaga arus mudik di terminal, PMI Jakarta Selatan akan melanjutkan pelayanan di kawasan rekreasi, khususnya di Setu Babakan pada 22–24 Maret dan 22–29 Maret 2026, dengan total 97 personel yang akan dikerahkan.
"Sebanyak 15 personel PMI dikerahkan secara bergantian (shifting) untuk mendukung operasional pos siaga ini, dengan dukungan satu unit ambulans yang selalu siaga di lokasi," terangnya.
Sementara, Kepala Terminal Lebak Bulus, Joni Budhi Irwanto, mengapresiasi PMI Jaksel yang membuka Pos Siaga.
"Langkah ini sangat penting untuk meminimalisir risiko kecelakaan serta memastikan keselamatan penumpang menjadi prioritas utama selama arus mudik berlangsung," katanya.