Jakarta - Sebanyak 134 personel Suku Dinas Perhubungan (Sudinhub) Kota Administrasi Jakarta Selatan (Jaksel), dikerahkan saat acara Olahraga Bersama digelar di lima titik wilayah Jaksel, Minggu (28/6). Kasudinhub Jakarta Selatan Budi Setiawan mengatakan, dalam pelaksanaan kegiatan petugas melakukan pengaturan lalu lintas, rekayasa lalu lintas, serta pengawasan protokol kesehatan yang bekerja sama dengan pihak terkait.
"Setiap pesepeda dan yang ingin masuk area kawasan khusus pesepeda dilakukan pemeriksaan suhu dan himbauan penggunaan masker," ujarnya. Dalam pelaksanaan kegiatan, Budi menuturkan, petugas Sudin Perhubungan memberikan himbauan dengan humanis, memberikan salam sapa dan sopan kepada masyarakat yang membawa balita, untuk tidak masuk area olahraga karena rentan penyebaran virus corona. "Selama PSBB transisi wajib masker. Hanya untuk berolahraga seperti pelari dan pesepeda, tidak dibolehkan untuk aktivitas perdagangan dan kegiatan partisipasi lainnya," tegasnya.
Selain itu, di dalam kawasan khusus pesepeda dibatasi untuk orang yang rentan COVID-19 yakni anak-anak di bawah 9 tahun, lansia di atas 60 tahun dan ibu hamil. "Kawasan khusus Pesepeda sebagai arti filosofis yakni terus bermobilisasi alias tidak diam apalagi nongkrong. Bergerak berkelanjutan di semua aktifitas berolahraga. Tidak ada yang berhenti terus berjalan. Tidak berkerumun. Ini untuk mencegah masyarakat berkerumun selama kegiatan berlangsung di masa PSBB transisi," tandasnya.
Berikut data jumlah personel yang disebar : - JLNT Antasari (Kecamatan Kebayoran Baru) 34 Personel, - Jalan Tebet Barat Dalam Raya (Kecamatan Tebet) 27 personel, - Jalan Cipete Raya (Kecamatan Cilandak) 25 personel, - Jalan Kesehatan (Kecamatan Pesanggrahan) 20 personel, - Jalan Iskandar Muda (Kecamatan Kebayoran Lama) 28 personel.
Sudin Komunikasi, Informasi dan Statistik Kota Administrasi Jakarta Selatan
"Setiap pesepeda dan yang ingin masuk area kawasan khusus pesepeda dilakukan pemeriksaan suhu dan himbauan penggunaan masker," ujarnya. Dalam pelaksanaan kegiatan, Budi menuturkan, petugas Sudin Perhubungan memberikan himbauan dengan humanis, memberikan salam sapa dan sopan kepada masyarakat yang membawa balita, untuk tidak masuk area olahraga karena rentan penyebaran virus corona. "Selama PSBB transisi wajib masker. Hanya untuk berolahraga seperti pelari dan pesepeda, tidak dibolehkan untuk aktivitas perdagangan dan kegiatan partisipasi lainnya," tegasnya.
Selain itu, di dalam kawasan khusus pesepeda dibatasi untuk orang yang rentan COVID-19 yakni anak-anak di bawah 9 tahun, lansia di atas 60 tahun dan ibu hamil. "Kawasan khusus Pesepeda sebagai arti filosofis yakni terus bermobilisasi alias tidak diam apalagi nongkrong. Bergerak berkelanjutan di semua aktifitas berolahraga. Tidak ada yang berhenti terus berjalan. Tidak berkerumun. Ini untuk mencegah masyarakat berkerumun selama kegiatan berlangsung di masa PSBB transisi," tandasnya.
Berikut data jumlah personel yang disebar : - JLNT Antasari (Kecamatan Kebayoran Baru) 34 Personel, - Jalan Tebet Barat Dalam Raya (Kecamatan Tebet) 27 personel, - Jalan Cipete Raya (Kecamatan Cilandak) 25 personel, - Jalan Kesehatan (Kecamatan Pesanggrahan) 20 personel, - Jalan Iskandar Muda (Kecamatan Kebayoran Lama) 28 personel.
Sudin Komunikasi, Informasi dan Statistik Kota Administrasi Jakarta Selatan