
Dalam rangka percepatan stop buang air besar semabarangan, Lurah Kelurahan Cilandak Timur Agus Muharam mengundang Ka Pustu Cilandak Timur dr. Silviana di Ruang Serbaguna Kelurahan Cilandak Timur, Rabu (5/2/2025). Undangan yang hadir merupakan warga yang belum memiliki septic tank di wilayah Kelurahan Cilandak Timur serta Para Ketua RW, Ketua RT dan LMK. Agus Muharam berpesan menjaga kesehatan dimulai dari diri sendiri dan sebagai makhluk sosial hendaknya juga memikirkan kepentingan bersama. Pemerintah DKI Jakarta sedang gencar gencarnya menghimbau masyarakat untuk tidak melakukan buang air besar sembarangan. Ka Pustu Cilandak Timur dr. Silviana menjelaskan buang air besar sembarangan dimana kondisi warga tidak memiliki septic tank karena saluran pembuangan melalui saluran air. Kondisi yang demikian akan berdampak buruk pada lingkungan dan kesehatan, dimana air bersih akan tercemar oleh hasil pembuangan kotoran manusia dan menyebabkan beberapa penyakit dimulai diare hingga hepatitis bagi yang mengkonsumi air tersebut. Tenaga Kesehatan Pustu Cilandak Timur Rofisika menambahkan selain berdampak buruk pada orang dewasa, juga sangat berdampak buruk bagi ibu hamil yang mengkonsum air bersih yang tercamar. Faktor yang mempengaruhi stunting selain tidak tercukupi gizi anak, air bersih yang tercamar juga membahayakan bayi dalam kandungan ketika dikonsumsi. Harapan besar disampaikan Agus Muharam agar seluruh rumah di wilayah Kelurahan Cilandak Timur memiliki septic tank sehingga tercipta kondisi sanitasi yang baik dan lingkungan yang sehat.