Plt Lurah Cilandak Timur Meilita hadir bersama Jajaran dalam Kegiatan Pemberantasan Sarang Nyamuk di RW 06, Jumat (10/10/2025). Turut hadir Jajaran Kecamatan Pasar Minggu, Kelurahan Cilandak Timur, Puskesmas Pasar Minggu, Pustu Cilandak Timur dan Ketua PKK RW 06 Intisari menemani Kader Jumantik RW 06. Pelaksanaan PSN kali ini bersamaan dengan kunjungan Kecamatan Pasar Minggu dan Puskesmas Pasar Minggu dalam Gebyar PSN Tingkat Kecamatan Pasar Minggu. Kader Jumantik RW 06 menyasar area flat Siswa Kampus IPDN, tujuannya untuk memastikan tidak adanya tempat potensi jentik nyamuk. Kader Jumantik tidak hanya memeriksa rumah atau gedung berpenghuni namun juga memeriksa bangunan tanpa penghuni dan menemukan jentik nyamuk di area tanpa penghuni. Angka Bebas Jentik yang dilaporkan oleh Koordinator Jumantik sebesar 98 %. Ketua RW 06 Profesor Muhadam Labolon yang juga merupakan Guru Besar di Kampus IPDN mengapresiasi atas kinerja Kader Jumantik RW 06 dan akan mempersiapkan mata kuliah Bank Sampah yang sedang dijalankan Pengurus RW dan RT di RW 06 menjadi mata kuliah di Kampus IPDN. Profesor Muhadam berharap adanya konektivitas antar program yang dijalankan warga dengan mata kuliah yang akan dipelajari dan berharap hal ini akan meningkatkan akreditas Kampus IPDN. Sementara itu Wakil Camat Kecamatan Pasar minggu Rachmat Mulyadi mengapresiasi atas upaya warga RW 06 mengendalikan populasi nyamuk dengan melakukan PSN mandiri. Meilita selaku Plt Lurah Cilandak Timur berharap kebersihan bangunan-bengunan tanpa penghuni di RW 06 menjadi perhatian dan tanggung jawab bersama dan memohon agar Kader Jumantik RW 06 dapat melakukan deteksi sedini mungkin agar dikemudian waktu tidak menimbulkan kasus Demam Berdarah, Meilita juga berharap keberadaan lahan-lahan kosong di RW 06 dapat dimanfaatkan sebagai urban farming. Perwakilan Puskesmas Pasar Minggu dr. Risna Riskawa mengingatkan bahwa tanggal 10 Oktober merupakan Hari Kesehatan Jiwa. Masyarakat dapat berkunjung ke Puskesmas Pasar Minggu karena Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah menyediakan Psikolog dan pelayanan ini diberikan secara gratis. Selain itu, dr. Risna juga menyampaikan bahwa saat ini sedang gencar dilakukan skrining kangker leher rahim, dr. Risna menyampaikan bahwa setiap satu jam satu Perempuan meninggal akibat kanker leher rahim. Melakukan skrining leher rahim adalah upaya sedini mungkin agar kanker leher rahim dapat disembuhkan dan masyarakat dapat memanfatkan pemeriksaan HPV DNA di Puskesmas pada tanggal 31 Oktober 2025 – 21 November 2025, layanan ini juga tidak dipungut biaya,