Jajaran Kelurahan Cilandak Timur
kembali menggencarkan kegiatanPemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) guna menekan
angka kasus Demam Berdarah Dengue(DBD). Kali ini, kegiatan PSN menyasar
lingkungan RT 003/RW 04, Cilandak Timur.Berdasarkan hasil penyisiran yang
dilakukan oleh Kader Jumantik RW 04 terhadap 93 rumah,Angka Bebas Jentik
(ABJ) di wilayah tersebut tercatat berada di angka 95%. Kendati
demikian, petugas masih menemukan beberapa titik jentik positif pada media
tanaman hias warga.Sekretaris Kelurahan Cilandak Timur, Muhammad Najib Reza
Al Khani, yang memantaulangsung kegiatan tersebut, memberikan sejumlah
penekanan penting kepada para kader danwarga setempat. Najib menegaskan bahwa
kemunculan kasus DBD di wilayah akanberdampak langsung pada penangguhan
apresiasi atau insentif ke-13 bagi Kader Jumantikyang biasanya dicairkan pada
akhir tahun."Setiap adanya kasus Demam Berdarah akan berakibat tidak
dikeluarkan apresiasi ke-13 untukKader Jumantik" ujar Najib.
Perhatian Khusus pada
Pengelolaan Sampah dan Saluran Air
Selain fokus pada pencegahan DBD,
Najib juga mengimbau warga untuk meningkatkan kesadaran terhadap kebersihan
lingkungan dan pengelolaan sampah mandiri. Ia meminta warga untuk aktif
membersihkan saluran air yang mulai dipenuhi sampah guna mengantisipasi genangan saat musim hujan tiba.
Warga yang mengalami kendala diminta untuk
segera berkoordinasi dengan pihak kelurahan.Lebih lanjut, Najib menyoroti
persoalan sampah rumah tangga yang kerap dibuang sembarangan di sisi jalan,
sementara pihak kelurahan memiliki keterbatasan Tempat Penampungan Sampah
Sementara (TPSS). Sebagai solusi, ia mendorong warga untuk mencontoh langkah
positif yang telah diterapkan oleh warga RT 003/RW 07 dan RT 004/RW04,
yang kini aktif mengolah sampah secara mandiri serta memanfaatkan Teba
Modern untuk mengelola sampah organik.I
Himbauan Pengecekan BPJS
Kesehatan dan Perubahan Desil
Pada kesempatan yang sama, Kepala Puskesmas Pembantu (Pustu) Cilandak Timur, dr.Silviana, turut mengingatkan masyarakat mengenai pentingnya memantau status kepesertaan BPJS Kesehatan secara berkala. Ia mengimbau warga untuk rutin mengecek kepesertaan melalui aplikasi JKN Mobile, mengingat adanya penyesuaian desil angka yang dapat memengaruhi status kepesertaan jaminan kesehatan warga. Bagi warga yang ingin melakukan pembaruan desil.
Adapun cara apengajuan perubahan desil sebagai berikut :
1. Unduh dan instal aplikasi Cek
Bansos melalui ponsel.
2. Buat akun baru.
3. Masuk ke menu Profil,
lalu pilih opsi Request Pembaharuan Data.
4. Isi seluruh data yang
diperlukan hingga halaman akhir, kemudian klik Submit.
5. Tunggu proses verifikasi dan
lakukan pengecekan secara berkala.
Sambil menunggu proses perubahan desil selesai, warga juga dapat membayar iuran BPJS Kesehatan secara mandiri sebesar Rp35.000 per orang setiap bulannya (kelas III). Pemerintah Kelurahan Cilandak Timur berharap kolaborasi antara warga, kader, dan fasilitas kesehatan ini dapat mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, serta terhindar dari berbagai potensi penyakit.