
Nama Kelurahan Bintaro diambil dari nama Kelurahan Bintaro yang terletak di Kecamatan Pesanggrahan Kota Administrasi Jakarta Selatan Jakarta Selatan. Adapun Bintaro berasal dari nama buah Bintaro (Cerbera manghas). Pada awalnya, Kelurahan Bintaro merupakan bagian dari Kecamatan Ciputat, Kabupaten Tangerang, tetapi pada tahun 1974 terjadi perubahan batas wilayah Provinsi DKI Jakarta yang memasukkan sebagian wilayah Kabupaten Tangerang dan Kabupaten Bekasi, sehingga Desa Bintaro bersama dengan sebagian timur Desa Rempoa masuk ke dalam Kecamatan Kebayoran Lama. Pada tahun 1990, Kecamatan Pesanggrahan dibentuk dari pemekaran Kecamatan Kebayoran Lama. Kelurahan Bintaro menjadi bagian dari Kecamatan Pesanggrahan. Berdasarkan Keputusan Gubernur DKI Jakarta Nomor 1215 Tahun 1986 wilayah Kelurahan Bintaro memiliki batas-batas :
- Utara : Kali Pesanggrahan, Kelurahan Kebayoran Lama Selatan/ rel kereta api, Kecamatan Kebayoran Lama
- Timur : Kali Pesanggrahan, Kelurahan Pondok Pinang, Kecamatan Kebayoran Lama.
- Selatan : Kelurahan Rempoa, Kecamatan Ciputat dibatasi oleh saluran air Sandratex
- Barat : Kelurahan Pondok Ranji, Kecamatan Ciputat dan Kelurahan Pesanggrahan, rel kereta api dan saluran air
Dari luas wilayah luas wilayah Kelurahan Bintaro 455,50 Ha yang dibagi habis kedalam 15 Rukun Warga (RW) yang terdiri dari 143 Rukun Tetangga (RT)
Dari luas wilayah luas wilayah Kelurahan Bintaro 455,50 Ha yang dibagi habis kedalam 15 Rukun Warga (RW) yang terdiri dari 143 Rukun Tetangga (RT), adapun jumlah penduduk sampai dengan akhir Desember 2022 tercatat sebanyak 66.556 jiwa, yang terdiri dari Warga Negara Indonesia (WNI) 66.505 jiwa, dimana laki-laki sebanyak 33.138 jiwa, dan perempuan sebanyak 33.367 jiwa dan 51 jiwa Warga Negara Asing (WNA) yang terdiri dari laki-laki sebanyak 32 jiwa dan perempuan 19 jiwa, sedangkan untuk kepadatan penduduk 279,1 jiwa/Ha
Kebun Berseri Kelurahan Bintaro,
sebuah perkebunan konvensional hadir di
Tahun 2018 dengan Luas 1 Hektare dengan
Memanfaatkan lahan tidur yang tidak produktif dan di awali dengan penanaman
padi seluas 1.000 M2 ditengah-tengah perumahan Bukit Mas RW 15 Bintaro. Poktan Kebun Berseri terdiri dari
10 orang warga yang mengelola lahan untuk sayuran, perikanan dan buah produktif
serta digunakan sebagai ketahanan pangan, pengentasan
stunting dan mendukung program MBG. Pemasaran sudah dilakukan melalui
PKK, Karang Taruna, grossmart dan Relawan serta warga masyarakat sekitar. harga
jual yang murah dengan harga Rp.10.000 / kg untuk
sayuran dan Rp.25.000/kg untuk Cabai. Kerjasama dengan Bank Indonesia,
ITP Trisakti, Kejati, Polsek dan Koramil dalam bantuan CSR serta KPKP untuk
pembibitan. Kebun Berseri juga digunakan sebagai pusat edukasi untuk warga dan
anak sekolah dalam pelaksanaan pertanian perkotaan. Panen Kebun Berseri pertahun
menghasilkan hasil produk yang sangat memuaskan bagi petani urban dan sangat
membantu masyarakat sekitar khususnya masyarakat yang tidak berpenghasilan
tetap dan menurukan angka stunting. 10 % hasil Panen dari Kebun Berseri digunakan untuk
membantu Stunting dan Ibu Hamil di Kelurahan Bintaro.
| No | Keterangan | Tahun |
|---|---|---|
| 1 | JUARA 2 LOMBA FESTIVAL BEDUG TINGKAT KOTA ADMINISTRASI JAKARTA SELATAN | 2025 |
| 2 | JUARA 1 LOMBA PENGUMPUL ZIS TINGKAT KOTA ADMINISTRASI JAKARTA SELATAN | 2023 |
| 3 | JUARA 1 LOMBA KELURAHAN TINGKAT KOTA ADMINISTRASI JAKARTA SELATAN | 2025 |
| 4 | Juara 3 Lomba Kelurahan Tingkat Provinsi DKI Jakarta | 2025 |
Konten