Profil Kecamatan

Kota Administrasi Jakarta Selatan
Foto & Peta Lokasi
Sejarah
Geografi
Demografi
Potensi Wilayah
Prestasi Kerja
Inovasi
Statistik

Foto & Peta Lokasi

Kantor Kecamatan Mampang Prapatan



Peta Wilayah Kecamatan Mampang Prapatan


Sejarah

         Pembentukan Wilayah Kecamatan Mampang Prapatan ditetapkan dengan Peraturan Pemerintah Nomor 25 Tahun 1978 tentang Pembentukan Pemerintah Wilayah Kota dan Kecamatan dalam Wilayah DKI Jakarta, tambahan Peraturan Pemerintah Nomor 60 Tahun 1990 tentang Pembentukan Kecamatan Kelapa Gading dan Pademangan di Wilayah Kota Administrasi Jakarta Utara, Kecamatan Palmerah, Kalideres dan Kembangan di Wilayah Kota Administrasi Jakarta Barat, Kecamatan Duren Sawit, Makassar, Cipayung dan Ciracas di Wilayah Kota Administrasi Jakarta Timur, Kecamatan Johar Baru di Wilayah Kota Administrasi Jakarta Pusat, Kecamatan Pancoran, Mampang Prapatan dan Pesanggrahan di Wilayah Kota Administrasi Jakarta Selatan dalam Wilayah Daerah Khusus Ibukota Jakarta.
 

         Kenapa dinamakan Mampang Prapatan. Pada sejarah Mampang Prapatan yang ditulis oleh Zaenuddin HM dalam bukunya karyanya yang berjudul "212 Asal Usul Djakarta Tempo Doeloe" pada 2012. dijelaskan maksud kata Mampang Prapatan di perkirakan berasal dari dua suku kata Mampang yang maksudnya terpampang sehingga terlihat jelas dan kata Prapatan yang maksudnya perempatan jalan. Sehingga kemungkinan nama Mampang Prapatan  ialah kawasan yang memiliki simpang empat jalan yang sangat mudah terlihat dengan jelas terutama bagi para pejalan kaki dan pengguna kendaraan bermotor yang melintas di kawasan tersebut. Pada saat ini Kecamatan Mampang Prapatan merupakan kawasan jalur tersibuk karena merupakan jalur  yang startegis untuk perlintasan kendaraan dan warga menuju ke tempat tujuan.




Dijelaskan bahwa kata Mampang Prapatan diduga berasal dari dua suku kata yakni “mampang” yang maksudnya terpampang sehingga terlihat jelas, dan kata “prapatan” alias perempatan jalan.

Artikel ini telah tayang di Bisnis.com dengan judul "JAKARTA TEMPO DOELOE: Inilah Asal Usul Nama Mampang Prapatan Jaksel", Klik selengkapnya di sini: https://kabar24.bisnis.com/read/20151129/387/496801/jakarta-tempo-doeloe-inilah-asal-usul-nama-mampang-prapatan-jaksel.
Penulis : Nurudin Abdullah - Bisnis.com


Download aplikasi Bisnis.com terbaru untuk akses lebih cepat dan nyaman di sini:
Android: https://bit.ly/AppsBisniscomPS
iOS: https://bit.ly/AppsBisniscomIOS
Dijelaskan bahwa kata Mampang Prapatan diduga berasal dari dua suku kata yakni “mampang” yang maksudnya terpampang sehingga terlihat jelas, dan kata “prapatan” alias perempatan jalan.

Artikel ini telah tayang di Bisnis.com dengan judul "JAKARTA TEMPO DOELOE: Inilah Asal Usul Nama Mampang Prapatan Jaksel", Klik selengkapnya di sini: https://kabar24.bisnis.com/read/20151129/387/496801/jakarta-tempo-doeloe-inilah-asal-usul-nama-mampang-prapatan-jaksel.
Penulis : Nurudin Abdullah - Bisnis.com


Download aplikasi Bisnis.com terbaru untuk akses lebih cepat dan nyaman di sini:
Android: https://bit.ly/AppsBisniscomPS
iOS: https://bit.ly/AppsBisniscomIOS
Dijelaskan bahwa kata Mampang Prapatan diduga berasal dari dua suku kata yakni “mampang” yang maksudnya terpampang sehingga terlihat jelas, dan kata “prapatan” alias perempatan jalan.

Artikel ini telah tayang di Bisnis.com dengan judul "JAKARTA TEMPO DOELOE: Inilah Asal Usul Nama Mampang Prapatan Jaksel", Klik selengkapnya di sini: https://kabar24.bisnis.com/read/20151129/387/496801/jakarta-tempo-doeloe-inilah-asal-usul-nama-mampang-prapatan-jaksel.
Penulis : Nurudin Abdullah - Bisnis.com


Download aplikasi Bisnis.com terbaru untuk akses lebih cepat dan nyaman di sini:
Android: https://bit.ly/AppsBisniscomPS
iOS: https://bit.ly/AppsBisniscomIOS
yang diterbitkan Ufuk Press pada 2012, setebal 377 halaman

Artikel ini telah tayang di Bisnis.com dengan judul "JAKARTA TEMPO DOELOE: Inilah Asal Usul Nama Mampang Prapatan Jaksel", Klik selengkapnya di sini: https://kabar24.bisnis.com/read/20151129/387/496801/jakarta-tempo-doeloe-inilah-asal-usul-nama-mampang-prapatan-jaksel.
Penulis : Nurudin Abdullah - Bisnis.com


Download aplikasi Bisnis.com terbaru untuk akses lebih cepat dan nyaman di sini:
Android: https://bit.ly/AppsBisniscomPS
iOS: https://bit.ly/AppsBisniscomIOSdisebutkan asal usul nama Mampang Prapatan diduga berasal dari dua kata yakni Mampang dan Prapatan, Mampang dalam artian terpampang sehingga terlihat jelas, dan prapatan alias perempatan jalan. Sehingga kemungkinan nama Mampang Prapatan ialah kawasan yang memiliki simpang empat jalan yang sangat mudah terlihat dengan jelas terutama bagi para pejalan kaki dan pengguna kendaraan bermotor yang melintas di kawasan itu.

Geografi


Demografi

Berdasarkan data yang tersedia, berikut adalah gambaran demografi Kecamatan Mampang Prapatan:

Data Umum

  • Jumlah Kelurahan: Kecamatan Mampang Prapatan terdiri dari 5 kelurahan, yaitu Kuningan Barat, Pela Mampang, Bangka, Tegal Parang, dan Mampang Prapatan.
  • Luas Wilayah: Luas total wilayahnya sekitar 770,74 hektar. Kelurahan terluas adalah Bangka, sementara kelurahan terpadat adalah Tegal Parang.
  • Jumlah RT/RW: Terdapat 38 RW dan 406 RT di seluruh kecamatan.

Populasi dan Kependudukan

  • Jumlah Penduduk: Berdasarkan data, jumlah penduduknya sekitar 151.076 jiwa, dengan komposisi laki-laki dan perempuan yang hampir seimbang.
  • Kelompok Usia: Sebagian besar penduduk berada pada usia produktif (15-59 tahun), yang mencapai sekitar 66,44% dari total populasi.
  • Migrasi Penduduk: Terdapat pertumbuhan penduduk yang tinggi dari pendatang. Kelurahan dengan jumlah warga pindah (keluar) paling banyak adalah Pela Mampang, sedangkan yang paling sedikit adalah Kuningan Barat.

Sosial dan Ekonomi

  • Pekerjaan: Mayoritas penduduk bekerja sebagai karyawan swasta. Selain itu, terdapat juga profesi lain seperti pedagang dan wiraswasta.
  • Agama: Mayoritas penduduk di Kecamatan Mampang Prapatan beragama Islam, dengan jumlah yang sangat dominan.
  • Konektivitas: Kecamatan ini dilintasi oleh Jalan Raya Mampang Prapatan dan memiliki akses transportasi publik yang baik, terutama layanan bus TransJakarta. Lokasinya yang strategis juga menyediakan akses ke berbagai area penting di Jakarta Selatan.

Penting untuk diingat bahwa data ini mungkin berasal dari tahun-tahun sebelumnya. Untuk informasi terbaru dan lebih detail, sebaiknya merujuk pada data resmi dari Badan Pusat Statistik (BPS) atau kantor pemerintahan setempat.

 Source : https://gemini.google.com

Potensi Wilayah

Kecamatan Mampang Prapatan, yang terletak di Jakarta Selatan, memiliki potensi besar dalam berbagai sektor, terutama ekonomi kreatif, perdagangan, dan pariwisata perkotaan. Letaknya yang strategis dan berbatasan langsung dengan kawasan elite seperti Kemang menjadikannya area yang dinamis dan berkembang.


Potensi Ekonomi dan Bisnis

Kecamatan Mampang Prapatan dikenal sebagai pusat kegiatan ekonomi dan bisnis dengan keberadaan perkantoran, pusat perbelanjaan, dan beragam fasilitas lengkap.

  • Pusat Bisnis dan Komersial: Area ini dipenuhi dengan berbagai gedung perkantoran, pusat perbelanjaan, dan fasilitas pendukung lainnya. Banyak penduduknya bekerja sebagai karyawan swasta dan wiraswasta, menunjukkan geliat ekonomi yang kuat. ?????

  • Perdagangan dan Kuliner: Mampang Prapatan memiliki banyak kafe unik, butik, dan pusat kuliner lokal yang menjadi daya tarik bagi masyarakat urban. Ini menciptakan potensi besar untuk pengembangan bisnis kecil dan menengah (UMKM) di sektor makanan dan minuman, serta fashion.

  • Aksesibilitas: Lokasi yang strategis di Jakarta Selatan dengan akses transportasi umum yang mudah, seperti koridor TransJakarta, membuat Mampang Prapatan menjadi kawasan yang sangat terhubung dengan area lain di Jakarta.


Potensi Pariwisata dan Gaya Hidup

Meskipun bukan destinasi wisata utama, Mampang Prapatan memiliki potensi dalam konsep pariwisata perkotaan (urban tourism) dan gaya hidup modern.

  • Pusat Hiburan dan Rekreasi: Terdapat beragam tempat hiburan seperti mal, tempat bermain anak-anak (misalnya, Playparq Kemang dan Timezone Lippo Mall Kemang), salon kecantikan, dan pusat refleksiologi yang melayani kebutuhan gaya hidup modern. ???????

  • Ruang Terbuka Hijau: Beberapa taman kota, seperti Taman Gotri, dan RPTRA Ramah Lingkungan (RAMLI), menawarkan ruang terbuka bagi warga untuk bersantai di tengah kepadatan kota. Konsep ini mendukung pengembangan pariwisata berbasis komunitas dan lingkungan.

  • Ekonomi Kreatif: Wilayah ini menjadi tempat berkembangnya berbagai komunitas kreatif dan ruang seni. Hal ini sejalan dengan fokus pembangunan Jakarta Selatan untuk menjadi pusat wisata perkotaan dan sentra ekonomi kreatif. Sub-sektor seperti film, musik, desain, dan kriya memiliki ruang untuk tumbuh di sini.


    Source : Https://Gemini.Google.Com/


Prestasi Kerja

No Keterangan Tahun
1 JUARA 2 Instansi Penerapan Agent Of Change Penyakit Tidak Menular (AoC PTM) dari Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta 2024
2 Anugrah Keterbukaan Informasi Publik sebagai Badan Publik dengan Kategori "Menuju Informatif" Dari Komisi Informasi Provinsi DKI Jakarta 2024
3 Anugrah Keterbukaan Informasi Publik sebagai Badan Publik dengan Kategori "Informatif" Dari Komisi Informasi Provinsi DKI Jakarta 2025

Inovasi