wali-kota-jaksel-minta-seluruh-jajarannya-serius-tangani-dbd

Wali Kota Jakarta Selatan Marullah Matali, meminta kepada seluruh jajaran di Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan, untuk serius mencegah dan menangani kasus Demam Berdarah Dengue (DBD). Hal tersebut disampaikan Marullah saat memimpin apel rutin di halaman Kantor Wali Kota Administrasi Jakarta Selatan, Senin (4/2).

"Kerahkan seluruh potensi yang kita miliki untuk serius menangani ini (DBD)," ujar Marullah. Marullah pun menegaskan, semua pasien DBD harus segera mendapatkan penanganan dengan cepat dan tidak ditunda sedikitpun. "Tidak ada istilah rujukan dan lain sebagainya sehingga betul-betul serius dilakukan. Ini sudah dilakukan teman-teman saya di RSUD Pasar Minggu," tegasnya.

Menurut Marullah, keseriusan penanganan DBD ini harus ditunjukkan dengan turun ke lapangan terutama bagi jajaran Suku Dinas Kesehatan Jakarta Selatan. "Biasanya kita PSN 30 menit, saya merasa 30 menit oke di daerah tertentu, tetapi berganti ke tempat lain bagi teman-teman Sudin Kesehatan lakukan itu," terangnya. Dalam kesempatan itu, Marullah juga meminta agar dapat mensosialisasikan pola-pola penanganan sarang nyamuk demam berdarah kepada masyarakat.

"Masing-masing RT/RW untuk dapat memiliki imbauan (penanganan demam berdarah) itu. Kalau itu sudah ada tinggal diperbanyak saja. Saya minta seluruh warga masyarakat di Jakarta Selatan harus mengetahui cara-cara menangani ini dengan baik, cara-cara PSN dengan baik," tuturnya.

Selain Suku Dinas Kesehatan, lanjut Marullah, dirinya mengimbau lingkup staf yang ada di Kantor Wali Kota Jakarta Selatan agar dapat membentuk self Jumantik. "Untuk mengantisipasi ini saya minta teman-teman membuat Self Jumantik. Jadi saya minta masing-masing tolong bikin Jumantik mandiri," pungkasnya.