Wakil Wali Kota Administrasi Jakarta Selatan Arifin, mengikuti kegiatan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) di RW 09, Kelurahan Gandaria Utara, Kecamatan Kebayoran Baru, Jumat (21/7). Didampingi oleh Kabag Kesra Jakarta Selatan Sunardi, Sekcam Kebayoran Baru Syamsu Idris, serta pejabat terkait, dirinya juga melakukan monitoring terhadap rumah-rumah, yang menjadi target kader Jumantik.
Arifin mengatakan, RW 09 Kelurahan Gandaria Utara memiliki lingkungan yang bagus, sehingga potensi timbulnya jentik-jentik nyamuk yang menyebabkan penyakit demam berdarah dengue (DBD), bisa dapat dihilangkan. "Kalau kita lihat hari ini di Gandaria Utara, semuanya bagus, rumah-rumah yang kita lakukan monitoring langsung, negatif semua, tidak dapatkan, tidak temukan yang namanya jentik," ujarnya.
Arifin menjelaskan, lingkungan yang bersih ini tak lepas dari para peran kader Juru Pemantau Jentik (Jumantik), yang selalu berusaha dan bekerja keras dalam membantu wilayah Jakarta Selatan agar terlepas dari perihal jentik nyamuk.
"Kader selalu mendapatkan bimbingan teknis dari dokter-dokter Puskesmas. Jadi mereka itu selalu me-mapping, mendata, dan memantau langsung warga-warga yang terkait dengan kegiatan PSN. Apabila kedapatan, pasti dipanggil pemilik rumahnya, diberikan peringatan sehingga akan ada semacam efek jera bagi masyarakatnya," tuturnya.
Oleh karena itu, Arifin juga meminta kepada masyarakat, agar tidak selalu mengandalkan kader Jumantik, dan lebih siap untuk mandiri dalam menjaga lingkungan mereka masing-masing. "Kader ini hanya membantu. Kembali lagi bahwa ini adalah gerakan bersama, gerakan masyarakat untuk sadar lingkungan, gerakan masyarakat untuk hidup sehat. Jadi kader Jumantik itu hanya mengingatkan kepada warga supaya mereka lebih peduli terhadap lingkungan," ucapnya.
Sementara itu Syamsu Idris mengatakan, dalam PSN kali ini, sekitar 70 rumah menjadi target kader Jumantik yang terdiri dari 28 kader, untuk dilihat apakah ada jentik-jentik nyamuk atau tidak. "Jadi satu RT itu satu kader .Alhamdulillah masyarakatnya mau guyub, mau kerja sama semua, dan pembinaan-pembinaan dari kecamatan/kelurahan dan juga Dinas Kesehatan cukup bagus, sehingga kita sampai saat ini tidak ketemu jentik," pungkasnya. (KIP JS)