Wakil Wali Kota Jakarta Selatan, Irmansyah, menghadiri acara puncak Perayaan hari Kesehatan Sedunia Tahun 2017 dengan tema "Depresi... Yuk Curhat", di SMPN 12, Jl. Wijaya No IX No. 50 Melawai, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (7/4).
Dalam acara yang dihadiri oleh Menteri Kesehatan (Menkes) RI, Nila Moeloek, perwakilan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) RI, Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kemenkes RI, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakara, perwakilan WHO untuk ?ndonesia, dan jajaran staf aparatur sipil negara lainnya, Irmansyah mengutarakan bahwa dirinya sangat menyambut baik perayaan tersebut. Menurutnya, momen Hari Kesehatan Sedunia ini dapat mengingatkan kepada generasi muda, untuk selalu mengontrol masalahnya termasuk juga emosinya.
"Saya melihat ini adalah satu momen yang strategis karena dengan perayaan Hari Kesehatan Sedunia ini, kita merespon bagaimana kondisi yang ada sekarang ini, bagaimana anak-anak remaja sekarang ini, karena memang mereka perlu diberikan pemahaman dan sosialisasi supaya kalau mereka menghadapi masalah apapun agar diceritakan," katanya.
Irmansyah juga menambahkan, saat ini, pergaulan anak-anak sudah sulit untuk ditebak. "Karena situasi sekarang kita tidak tahu, mereka (siswa) bisa tidak terkontrol, mereka juga bisa mengakses apapun. Makanya perlu pendamping seperti ini. Sehingga benar-benar mereka kita harapkan bisa menjadi generasi penerus, manakala nanti kita ada pada tahun demografi di tahun 2035 kita bisa mengoptimalkan itu menjadi indonesia yang disegani didunia," jelas Irmansyah.
Untuk siswa, Irwansyah menambahkan, saat mereka menghadapi apapun masalah, mereka harus menceritakan kepada guru atau kepada orang tua mereka di rumah. "Makanya disitu disebut "Yuk Curhat," tapi sampaikan kepada yang benar, sampaikan kepada guru atau kepada orang tuanya. Karena pendidikan itu sesungguhnya basis nya harus komunitas, jadi artinya sekolah bersama dengan orang tua murid atau dengan pemerintah, atau jika swasta dengan yayasannya," ucapnya.
Di kesempatan yang sama, Menteri Kesehatan RI, Nila Moeloek membahas masalah depresi yang telah menjadi sebuah persoalan bagi generasi masa kini. "Depresi dapat membuat hilangnya minat untuk melakukan kegiatan yang biasa disukai, diikuti juga penurunan kemampuan menjalankan kegiatan yang biasa dilakukan," tuturnya.
Nila menambahkan, jika masalah kejiwaan atau depresi menjadi prioritas Hari Kesehatan Sedunia di Indonesia kali ini. Nila juga mengarahkan kepada anak-anak sekolah agar bisa menceritakan masalah yang sedang dihadapinya. "Yuk kita curhat, tidak usah malu, ceritain aja karena curhat itu baik, juga membantu melepaskan stres," pungkasnya. (KIP JS)