tri-kurniadi-pimpin-bulan-tertib-trotoar-di-setiabudi

NameWali Kota Administrasi Jakarta Selatan Tri Kurniadi, didampingi Camat Setiabudi Dyan Airlangga, Kabag Tata Pemerintahan Kota Jakarta Selatan Iwan K Santoso, Kasudin Sumber Daya Air Jakarta Selatan Holi Susanto, memimpin Kegiatan Bulan Tertib Trotoar Tingkat Kota Adm. Jakarta Selatan Tahun 2017 di wilayah Kecamatan Setiabudi, Sabtu (19/8).

Acara diawali dengan apel bersama jajaran terkait di halaman kantor Kecamatan Setiabudi, yang diikuti oleh sekitar 200 personel gabungan yang terdiri dari TNI, Polri, satpol PP, Dishub, satgas Sumber Daya Air, satgas Binamarga, satgas Kehutanan dan juga PPSU.

Dalam apel, Kurniadi mengatakan, kegiatan penertiban ini adalah dalam rangka pengembalian fungsi trotoar sesuai dengan Instruksi Gubernur No.99 Tahun 2017 tentang Bulan Tertib Trotoar. "Pada kegiatan ini kita melaksanakan tugas pengembalian fungsi trotoar sesuai instruksi gubernur," ujarnya.

Pada kesempatan ini juga, Kurniadi meminta kepada para petugas, untuk dapat bekerja secara baik, sehingga hasil yang didapat sesuai dengan apa yang telah direncanakan sebelumnya.

"Satuan Polisi Pamong Praja agar dapat mengkoordinir pelaksanaan, inventarisasi seluruh trotoar dan menertibkan trotoar dari para pelanggar serta mengembalikan fungsi trotoar tersebut juga penjagaan serta pengawasan pasca penertiban yang telah dilakukan bersama sama dengan SKPD/UKPD terkait, termasuk instansi seperti TNI dan Polri," tuturnya.

Kurniadi berharap, kegiatan ini dapat membuat Jakarta semakin nyaman, sesuai dengan komitmen yang telah disampaikan. "Kita telah membangun komitmen untuk menjadikan Jakarta menjadi tempat hunian yang aman, tertib, dan nyaman. Trotoar merupakan bagian dari fasilitas umum, maka keberadaannya harus dijaga dan dipelihara sebagaimana mestinya," imbuhnya.

Sementara itu, Kasie Satuan Pol PP (kasatpel) Kec. Setiabudi, Iskandar, mengatakan, dalam penertiban ini, para petugas juga menindaklanjuti laporan masyarakat, terhadap titik-titik yang kerap menjadi tempat pelanggaran. "Seperti di jalan Perintis yang menurut laporan warga masyarakat banyak terjadi parkir liar, juga untuk di jalan Mughni ada pengaduan masyarakat mengenai banyaknya pedagang kali lima (PKL)," pungkasnya.

Dalam pelaksanaannya, penertiban ini dibagi dua kelompok, yaitu tim A dengan rute target penertiban Jl. Setiabudi Barat - Jl. Jend. Sudirman - lanjut ke Polda Metro Jaya - Jembatan Semanggi - Jl. Gatot Subroto - Jl. Dr. Satrio, dan tim B dengan rute Jl. Setiabudi Barat - Jl. Setiabudi Dua - Jl. Setiabudi Utara - Jl. Setiabudi Selatan - Jl. Denpasar - Jl. Dr. Satrio - Jl. Gede - Jl. Perintis - Jl. Mughni.

Hasilnya, sebanyak lima kendaraan diderek, 19 kendaraan yang terdiri dari lima motor dan 14 mobil terkena Operasi Cabut Pentil (OCP), empat kendaraan di BAP Tilang, serta delapan kendaraan roda dua disita. Selain itu, petugas juga menertibkan lima gerobak PKL, empat lapak PKL, puing sebanyak dua truk, satu lang kunci, satu lang rokok, dua gubuk ojek, enam bangku plastik, satu gas 15 kg, satu reklame, serta tiga krat minuman. (KIP JS)