sudinhub-jaksel-rilis-data-qlue-januari-juli-2017

NameSuku Dinas Perhubungan Kota Administrasi Jakarta Selatan, merilis data laporan masyarakat yang telah ditindaklanjuti melalui aplikasi Qlue untuk periode Januari – Juli 2017. Total, mereka telah berhasil mengatasi 1499 laporan, yang terbagi ke dalam beberapa bagian yakni Parkir Liar, Kemacetan, Angkot Ngetem, Lawan Arus, serta Pelanggaran Lain, di 10 kecamatan yang berada di wilayah Jakarta Selatan.

Pada Kecamatan Pancoran, total terdapat 329 laporan yang terdiri dari 229 laporan untuk Parkir Liar, 11 laporan untuk Kemacetan, 81 laporan Angkot Ngetem, serta delapan laporan Lawan Arus. Kecamatan Pasar Minggu, memiliki 194 laporan yang terdiri dari 50 laporan Parkir Liar, 19 laporan Kemacetan, 121 laporan Angkot Ngetem, tiga laporan Lawan Arus, serta satu laporan Pelanggaran Lain.

Kecamatan Tebet, Aplikasi Qlue Sudinhub Jaksel memiliki 203 laporan yang terdiri dari 124 laporan Parkir Liar, 12 laporan Kemacetan, 56 laporan Angkot Ngetem, dan 11 laporan Lawan Arus. Kecamatan Setiabudi, memiliki 149 laporan yang terdiri dari 105 laporan Parkir Liar, 11 laporan Kemacetan, 19 Angkot Ngetem, serta 14 laporan Pelanggaran Lain.

Sementara di Kecamatan Jagakarsa, sebanyak 196 laporan berhasil diatasi yang terdiri dari 62 laporan Parkir Liar, 16 laporan Kemacetan, dan juga 118 laporan Angkot Ngetem. Kecamatan Kebayoran Baru, memiliki 140 laporan yang terdiri dari 117 laporan Parkir Liar, satu laporan Kemacetan, serta 22 laporan Angkot Ngetem.

Lain halnya di Kecamatan Cilandak. Kecamatan ini memiliki 122 laporan yang terdiri dari 88 laporan Parkir Liar, 12 laporan Kemacetan, 22 laporan Angkot ngetem, serta 0 laporan untuk Lawan Arus dan Pelanggaran Lain.  Di sisi lain, Kecamatan Pesanggrahan, memiliki sembilan laporan yang terdiri dari empat laporan Parkir Liar, dua laporan Kemacetan, dua laporan Angkot Ngetem, serta satu laporan untuk Lawan Arus.

Dua kecamatan lainnya yakni Kebayoran Lama dan Mampang Prapatan, juga memiliki laporan yang berbeda. Kebayoran Lama memiliki 72 laporan yang terdiri dari 34 laporan Parkir Liar, 29 laporan Angkot Ngetem, dan sembilan laporan untuk Lawan Arus, sedangkan Mampang Prapatan memiliki 85 laporan yang terdiri dari 78 laporan Parkir Liar serta tujuh laporan Angkot Ngetem.

Kepala Suku Dinas Perhubungan Kota Administrasi Jakarta Selatan, Christianto mengatakan, berbagai laporan dari Qlue itu berhasil ditindaklanjuti oleh Sudinhub Jaksel melalui Tim Reaksi Cepat Aplikasi Qlue. “Pembentukan Tim Reaksi Cepat dilakukan, agar laporan masyarakat dapat terlayani penuh sehingga informasi yang diadukan bisa segera lekas diatasi,” pungkasnya. (KIP JS)