Suku Dinas Ketahanan Pangan Kelautan dan Pertanian Kota Administrasi Jakarta Selatan (Sudin KPKP Jaksel), mengawasi mutu pangan terhadap empat pasar yang berada di wilayah Jakarta Selatan, Kamis (13/6). Pengawas Mutu Dinas KPKP DKI Jakarta Sulbiantoro, yang turut mengikuti pengawasan mutu pangan tersebut mengatakan, empat pasar yang diawasi pada kesempatan ini adalah dua pasar swalayan yakni Gelael Supermarket dan Carrefour MT Haryono, serta dua pasar tradisional yakni Pasar Rumput dan Pasar Karbela.
"Kegiatan ini merupakan kegiatan agenda tahunan yang dilaksanakan sebanyak lima kali dalam setahun," ujarnya. Sulbiantoro menjelaskan, dalam pengawasan mutu pangan ini, pihak Sudin KPKP Jaksel mengambil 108 sampel produk pertanian, 100 sampel produk perikanan, dan 32 sampel produk peternakan. Dengan titik on the spot pemeriksaan sampel berada di Gelael Supermarket, Jl. Tebet Dalam Raya No.94E, RT 1/RW 6, Kelurahan Tebet Barat, Kecamatan Tebet.
"Kegiatan pengawasan mutu ini tujuannya adalah untuk pengecekan produk-produk makanan dari pemalsuan produk, kebusukan hingga pemakaian formalin. Kalau untuk lokasi uji sampel, kita sengaja membawa laboratorium ke lokasi ini agar dapat dilihat masyarakat umum tentang kerja dan tanggung jawab untuk menjaga kualitas pangan mereka," paparnya.
Manajer Gelael Supermarket Alfred, mengaku terbantu dengan adanya pengawasan pangan ini. "Dengan kegiatan pengecekan kali ini kami sangat terbantu, karena selain pengecekan internal kita juga perlu dilakukan pengecekan eksternal. Jadi dengan kegiatan ini, penanganan mutu di supermarket kami ini semakin terjamin," tandasnya.
"Kegiatan ini merupakan kegiatan agenda tahunan yang dilaksanakan sebanyak lima kali dalam setahun," ujarnya. Sulbiantoro menjelaskan, dalam pengawasan mutu pangan ini, pihak Sudin KPKP Jaksel mengambil 108 sampel produk pertanian, 100 sampel produk perikanan, dan 32 sampel produk peternakan. Dengan titik on the spot pemeriksaan sampel berada di Gelael Supermarket, Jl. Tebet Dalam Raya No.94E, RT 1/RW 6, Kelurahan Tebet Barat, Kecamatan Tebet.
"Kegiatan pengawasan mutu ini tujuannya adalah untuk pengecekan produk-produk makanan dari pemalsuan produk, kebusukan hingga pemakaian formalin. Kalau untuk lokasi uji sampel, kita sengaja membawa laboratorium ke lokasi ini agar dapat dilihat masyarakat umum tentang kerja dan tanggung jawab untuk menjaga kualitas pangan mereka," paparnya.
Manajer Gelael Supermarket Alfred, mengaku terbantu dengan adanya pengawasan pangan ini. "Dengan kegiatan pengecekan kali ini kami sangat terbantu, karena selain pengecekan internal kita juga perlu dilakukan pengecekan eksternal. Jadi dengan kegiatan ini, penanganan mutu di supermarket kami ini semakin terjamin," tandasnya.