Suku Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Administrasi Jakarta Selatan, akan menyiapkan kader untuk mensukseskan program Gerakan Indonesia Sadar Administrasi kependudukan (GISA) di Jakarta Selatan. Kepala Suku Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Administrasi Jakarta Selatan Abdul Haris mengatakan, kader GISA ini akan memiliki peran dalam membantu masyarakat untuk lebih paham di dalam hal seputar administrasi kependudukan.
"Kalau untuk mengandalkan petugas ASN (Aparatur Sipil Negara) kita tentu jumlahnya kurang. Makanya kita bentuk kader yang akan berperan di dalam GISA ini," ujarnya, Rabu (27/3). Abdul Haris menjelaskan, nantinya kader GISA akan diisi oleh orang-orang yang telah memiliki ruang lingkup luas dalam bersentuhan langsung dengan masyarakat. Salah satunya adalah kader Jumantik (Juru Pantau Jentik) di setiap RW wilayah Jakarta Selatan.
"Karena kader Jumantik itu berkeliling ke setiap warga untuk mengecek jentik nyamuk di sekitar mereka. Saat dia periksa jentik itu kan masuk ke rumah, jadi lebih gampang berinteraksi. Sehingga cocok untuk menjadi kader GISA," paparnya. Abdul Haris menuturkan, dirinya akan mengkoordinasikan dengan camat dan lurah terkait dengan pemilihan kader Jumantik sebagai kader GISA. "Itu tentunya atas persetujuan camat dan lurah agar mereka bisa dijadikan sebagai kader GISA," terangnya.
Abdul Haris menambahkan, jumlah anggota kader GISA akan dilihat secara bertahap sesuai dengan kebutuhan di setiap kelurahan. "Kita inginnya pertama satu kelurahan satu orang, kita kembangkan satu kelurahan tiga orang. Kader Jumantik itu dalam satu kelurahan per RW ada. Kita akan kembangkan terus," pungkasnya.
"Kalau untuk mengandalkan petugas ASN (Aparatur Sipil Negara) kita tentu jumlahnya kurang. Makanya kita bentuk kader yang akan berperan di dalam GISA ini," ujarnya, Rabu (27/3). Abdul Haris menjelaskan, nantinya kader GISA akan diisi oleh orang-orang yang telah memiliki ruang lingkup luas dalam bersentuhan langsung dengan masyarakat. Salah satunya adalah kader Jumantik (Juru Pantau Jentik) di setiap RW wilayah Jakarta Selatan.
"Karena kader Jumantik itu berkeliling ke setiap warga untuk mengecek jentik nyamuk di sekitar mereka. Saat dia periksa jentik itu kan masuk ke rumah, jadi lebih gampang berinteraksi. Sehingga cocok untuk menjadi kader GISA," paparnya. Abdul Haris menuturkan, dirinya akan mengkoordinasikan dengan camat dan lurah terkait dengan pemilihan kader Jumantik sebagai kader GISA. "Itu tentunya atas persetujuan camat dan lurah agar mereka bisa dijadikan sebagai kader GISA," terangnya.
Abdul Haris menambahkan, jumlah anggota kader GISA akan dilihat secara bertahap sesuai dengan kebutuhan di setiap kelurahan. "Kita inginnya pertama satu kelurahan satu orang, kita kembangkan satu kelurahan tiga orang. Kader Jumantik itu dalam satu kelurahan per RW ada. Kita akan kembangkan terus," pungkasnya.