seleksi-pemilihan-anggota-fkdm-jaksel-periode-2020-2022-dimulai

Seleksi pemilihan anggota Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) Kota Administrasi Jakarta Selatan Periode 2020-2022 telah dimulai. Sebanyak 64 calon anggota yang lulus administrasi, menjalani ujian tes tertulis di Ruang Ex Mama Terrace Kantor Wali Kota Administrasi Jakarta Selatan, Rabu (18/12).

Wali Kota Administrasi Jakarta Selatan Marullah Matali, yang membuka ujian tes tertulis mengatakan, sebagai forum kewaspadaan, FKDM harus dapat membaca situasi sebelum sesuatu hal terjadi di lingkungan masyarakat. “Sesuatu yang negatif ataupun positif. Itu betul-betul harus menjadi suatu pencermatan. Jadi FKDM bukan bekerja setelahnya, namun sebelumnya. Tugas FKDM adalah mencermati sesuatu yang belum terjadi,” ujarnya.

Oleh karena itu, Marullah meminta kepada para calon anggota yang menjalani seleksi, untuk dapat mengikuti segala proses yang ada dengan baik. “Boleh jadi posisi nanti jika di antara saudara-saudara terpilih, akan seperti informannya wali kota. Memberi informasi sebelumnya terhadap apa saja yang terjadi. Misal di musim hujan, masalah-masalah yang terkait kemasyarakatan, maka teman-teman FKDM yang bisa memberi masukan,” imbuhnya.

Kepala Suku Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kota Administrasi Jakarta Selatan Dirhamul Nugraha dalam laporannya mengatakan, proses pendaftaran calon anggota dilakukan pada 5 Desember hingga 13 Desember 2019. Ada 70 peserta yang mendaftar untuk menjadi anggota FKDM Kota Administrasi Jakarta Selatan.

“Dari 70 peserta yang mendaftar, 64 peserta dinyatakan lulus administrasi, dan enam peserta dinyatakan tidak lulus persyaratan. Tahapan selanjutnya yaitu saat ini seleksi tertulis serta wawancara yakni hari ini dan esok,” terangnya. Sementara Ketua  Tim Seleksi FKDM Tingkat Kota Administrasi Jakarta Selatan AKBP Sukardi menambahkan, ada empat tes seleksi yang dilakukan dalam kegiatan ini. “Tes Wawasan Kebangsaan, Tes Intelegensi Umum, Tes Pengetahuan Teknologi, dan Tes Essay,” tandasnya.