Ratusan warga Kecamatan Kebayoran Lama, berbondong-bondong mendatangi layanan Bina Kependudukan (BIDUK) yang diselenggarakan oleh Suku Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Administrasi Jakarta Selatan, Kamis (11/7). Hasilnya, sebanyak 357 warga mengajukan dan menerima pelayanan biduk yang digelar di RPTRA Delas tersebut.
Kepala Suku Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Administrasi Jakarta Selatan Jakarta Selatan Abdul Haris mengatakan, biduk ini digelar untuk mendekatkan pelayanan kepada warga dalam mengurus administrasi kependudukan. "Biduk ini digelar selama dua hari yaknis Kamis dan Jumat 11-12 Juli 2019. Tujuannya udah memudahkan masyarakat Jakarta Selatan maupun warga pendatang dalam mengurus administrasi kependudukannya," ujar Haris.
Sementara, Camat Kebayoran Lama Aroman Nimbang menambahkan, dirinya mengimbau kepada warga masyarakat Kebayoran Lama agar dapat memanfaatkan pelayanan tersebut. "Saya mengimbau agar warga masyarakat sadar pentingnya administrasi kependudukan karena sangat diperlukan bagi warga mulai dari lahir sampai meninggal," ucapnya.
Adapun rincian dari 357 warga yang mendatangi layanan Biduk terdiri dari dua pendistribusian dan 164 permohonan Kartu Indonesia Anak, satu pendistribusian dan 140 permohonan Akta Kelahiran, dua pendistribusian dan 10 perekaman e-KTP, 20 pemberian NIK Baru, tiga pendistribusian dan 15 permohonan Surat Keterangan Domisili Sementara (SKDS).
Kepala Suku Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Administrasi Jakarta Selatan Jakarta Selatan Abdul Haris mengatakan, biduk ini digelar untuk mendekatkan pelayanan kepada warga dalam mengurus administrasi kependudukan. "Biduk ini digelar selama dua hari yaknis Kamis dan Jumat 11-12 Juli 2019. Tujuannya udah memudahkan masyarakat Jakarta Selatan maupun warga pendatang dalam mengurus administrasi kependudukannya," ujar Haris.
Sementara, Camat Kebayoran Lama Aroman Nimbang menambahkan, dirinya mengimbau kepada warga masyarakat Kebayoran Lama agar dapat memanfaatkan pelayanan tersebut. "Saya mengimbau agar warga masyarakat sadar pentingnya administrasi kependudukan karena sangat diperlukan bagi warga mulai dari lahir sampai meninggal," ucapnya.
Adapun rincian dari 357 warga yang mendatangi layanan Biduk terdiri dari dua pendistribusian dan 164 permohonan Kartu Indonesia Anak, satu pendistribusian dan 140 permohonan Akta Kelahiran, dua pendistribusian dan 10 perekaman e-KTP, 20 pemberian NIK Baru, tiga pendistribusian dan 15 permohonan Surat Keterangan Domisili Sementara (SKDS).