Ramp turun Jalan Layang Non Tol (JLNT) Jalan Casablanca dipasang traffic cone dan MCB (Movable Concrete Barrier) plastik oleh Suku Dinas Perhubungan Kota Administrasi Jakarta Selatan. Pemasangan dilakukan, sebagai salah satu upaya mengurai kemacetan.
Kepala Suku Dinas Perhubungan Kota Administrasi Jakarta Selatan Budi Setiawan mengatakan, traffic cone dan MCB plastik digunakan sebagai pemisah dua lajur kanan dan dua lajur kiri. “Ttujuannya untuk mengurai kemacetan jam sibuk baik pagi maupun sore hari," ucapnya, Kamis (12/12).
Hal yang sama disampaikan Kepala Seksi Lalu Lintas Suku Dinas Perhubungan Kota Administrasi Jakarta Selatan Yudi Doglas Batubara. “Dengan adanya pemisahan jalan dengan menggunakan traffic cone dan MCB plastik, dapat meminimalisir konflik arus lalu lintas atau crosing, sebagai upaya megurai kemacetan," terangnya.
Yudi menambahkan, ada 31 unit traffic cone dan dua MCB plastik yang dipasang sebagai pemisah mulai dari arah barat ramp turun JLNT Jl Casablanca. “Diharapkan masyarakat dapat mematuhi peraturan yang sudah berlaku demi ketertiban keselamatan dan kelancaran arus lalu lintas,” tandasnya.
Kepala Suku Dinas Perhubungan Kota Administrasi Jakarta Selatan Budi Setiawan mengatakan, traffic cone dan MCB plastik digunakan sebagai pemisah dua lajur kanan dan dua lajur kiri. “Ttujuannya untuk mengurai kemacetan jam sibuk baik pagi maupun sore hari," ucapnya, Kamis (12/12).
Hal yang sama disampaikan Kepala Seksi Lalu Lintas Suku Dinas Perhubungan Kota Administrasi Jakarta Selatan Yudi Doglas Batubara. “Dengan adanya pemisahan jalan dengan menggunakan traffic cone dan MCB plastik, dapat meminimalisir konflik arus lalu lintas atau crosing, sebagai upaya megurai kemacetan," terangnya.
Yudi menambahkan, ada 31 unit traffic cone dan dua MCB plastik yang dipasang sebagai pemisah mulai dari arah barat ramp turun JLNT Jl Casablanca. “Diharapkan masyarakat dapat mematuhi peraturan yang sudah berlaku demi ketertiban keselamatan dan kelancaran arus lalu lintas,” tandasnya.