Rapat Koordinasi Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Kota Administrasi Jakarta Selatan (Jaksel), membahas mengenai pencapaian program kerja di 2020 mendatang. Untuk mencapainya, perlu ada penguatan sinergitas dan saling berkoordinasi melalui kekompakan antar forum.
Demikian dikatakan Kepala Suku Badan (Kasuban) Kesbangpol Jakarta Selatan Dirhamul Nugraha, dalam sambutannya di Hotel Veranda, Selasa (26/11). Dirham mengatakan, tanpa komunikasi yang baik, maka koordinasi pekerjaan pun tidak akan berjalan baik.
"Tidak akan bisa kita mencapai tujuan jika hanya bekerja sendiri-sendiri. Harus ada saling bantu dan berkoordinasi dengan baik. Terus jaga komunikasi, saling silaturahmi, saling sapa, agar semua permasalahan dapat diselesaikan bersama dengan kompak," ujarnya.
Sementara Ketua FPK Jakarta Selatan Dewi Kausar mengungkapkan, pada kegiatan tersebut pihaknya melakukan koordinasi mengenai program kerja bersama forum lainnya. Dewi juga mengungkapkan, pengumpulan data dari para tokoh-tokoh etnis di setiap kecamatan, dapat memudahkan pihaknya melakukan komunikasi program kerja lebih lanjut.
"Minimal kita punya database tokoh-tokoh etnis tiap kecamatan. Kalau kita sudah membaur dan dekat dengan mereka, kita biasakan ketemu dan silaturahmi, maka komunikasi selanjutnya akan lebih nyaman dan lancar," tandasnya.
Demikian dikatakan Kepala Suku Badan (Kasuban) Kesbangpol Jakarta Selatan Dirhamul Nugraha, dalam sambutannya di Hotel Veranda, Selasa (26/11). Dirham mengatakan, tanpa komunikasi yang baik, maka koordinasi pekerjaan pun tidak akan berjalan baik.
"Tidak akan bisa kita mencapai tujuan jika hanya bekerja sendiri-sendiri. Harus ada saling bantu dan berkoordinasi dengan baik. Terus jaga komunikasi, saling silaturahmi, saling sapa, agar semua permasalahan dapat diselesaikan bersama dengan kompak," ujarnya.
Sementara Ketua FPK Jakarta Selatan Dewi Kausar mengungkapkan, pada kegiatan tersebut pihaknya melakukan koordinasi mengenai program kerja bersama forum lainnya. Dewi juga mengungkapkan, pengumpulan data dari para tokoh-tokoh etnis di setiap kecamatan, dapat memudahkan pihaknya melakukan komunikasi program kerja lebih lanjut.
"Minimal kita punya database tokoh-tokoh etnis tiap kecamatan. Kalau kita sudah membaur dan dekat dengan mereka, kita biasakan ketemu dan silaturahmi, maka komunikasi selanjutnya akan lebih nyaman dan lancar," tandasnya.