Program Juru Pengawas Listrik (Jumantrik), mengajak warga untuk lebih peduli terhadap keamanan listrik pada hunian rumah. Ini dilakukan, guna mencegah terjadinya konsleting listrik yang dapat menyebabkan musibah salah satunya kebakaran. Hal tersebut diungkapkan Wakil Wali Kota Administrasi Jakarta Selatan Isnawa Adji, yang turut hadir dalam peluncuran program Jumantrik di Ruang PAUD Melati, Jalan Swadaya Rt 002/RW 07, Kelurahan Manggarai, Kecamatan Tebet, Jumat (30/8).
"Selain untuk mengawasi keamanan listrik di wilayah Jakarta Selatan, program ini juga ditujukkan untuk warga di Jakarta Selatan agar lebih cermat memperhatikan penggunaan listrik sehari-hari. Konsleting listrik dapat terjadi setiap saat jika kita tidak memahami keamanan pemakaiannya. Menumpuk stop kontak berlebihan misalnya," ujar Isnawa. Sementara Manajer PLN UP3 Jatinegara Arif Purnomo mengatakan, pembentukan Jumantrik tersebut merupakan salah satu upaya pemerintah bersama PT PLN (Persero), untuk mendukung gerakan warga cegah kebakaran di wilayah Provinsi DKI Jakarta.
"Pengawasan rutin instalasi listrik rumah ke rumah dilakukan oleh para Jumantrik dan diawasi oleh PLN. Informasi instalasi yang rawan dari kelistrikan kami himpun untuk kemudian kami tindak lanjuti. Setiap RT dan RW nanti masing masing ada dua petugas," tuturnya.
Selain itu, Ketua RT 012/ RW 07 Kelurahan Manggarai Entang Permana mengungkapkan, dengan adanya Jumantrik ini, warga dapat terbantukan mengenai informasi keamanan instalasi listrik. "Kami berterima kasih kepada PLN dan pemerintah telah memberikan pelayanan keamanan listrik bagi warga. Dengan jumantrik ini diharapkan warga jadi lebih cermat dan peduli mengenai instalasi listrik pada rumah mereka," tandasnya.
"Selain untuk mengawasi keamanan listrik di wilayah Jakarta Selatan, program ini juga ditujukkan untuk warga di Jakarta Selatan agar lebih cermat memperhatikan penggunaan listrik sehari-hari. Konsleting listrik dapat terjadi setiap saat jika kita tidak memahami keamanan pemakaiannya. Menumpuk stop kontak berlebihan misalnya," ujar Isnawa. Sementara Manajer PLN UP3 Jatinegara Arif Purnomo mengatakan, pembentukan Jumantrik tersebut merupakan salah satu upaya pemerintah bersama PT PLN (Persero), untuk mendukung gerakan warga cegah kebakaran di wilayah Provinsi DKI Jakarta.
"Pengawasan rutin instalasi listrik rumah ke rumah dilakukan oleh para Jumantrik dan diawasi oleh PLN. Informasi instalasi yang rawan dari kelistrikan kami himpun untuk kemudian kami tindak lanjuti. Setiap RT dan RW nanti masing masing ada dua petugas," tuturnya.
Selain itu, Ketua RT 012/ RW 07 Kelurahan Manggarai Entang Permana mengungkapkan, dengan adanya Jumantrik ini, warga dapat terbantukan mengenai informasi keamanan instalasi listrik. "Kami berterima kasih kepada PLN dan pemerintah telah memberikan pelayanan keamanan listrik bagi warga. Dengan jumantrik ini diharapkan warga jadi lebih cermat dan peduli mengenai instalasi listrik pada rumah mereka," tandasnya.