Pegawai Negeri Sipil (PNS) di wilayah Kota Administrasi Jakarta Selatan (Jaksel), harus siap dalam menghadapi masa pensiun. Keraguan yang timbul ketika memasuki masa pensiun, harus ditepis dengan semangat baru menatap masa depan.
Hal tersebut dikatakan oleh Wali Kota Administrasi Jakarta Selatan Marullah Matali, saat melepas 22 PNS di lingkup Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan (Pemkot Jaksel) yang memasuki masa purna tugas TMT 1 Desember 2019, di Ruang Ex Mama Terrace, Selasa (26/11).
“Masa pensiun bukanlah akhir dari sebuah pengabdian melainkan anugerah yang harus disyukuri, bapak ibu telah melewati masa pengabdian selama puluhan tahun untuk negara dan bangsa akhirnya kembali ke masyarakat,” ujarnya. Marullah menuturkan, pensiunnya mereka dari pemerintahan, bukan berarti benar-benar berhenti memberikan manfaat untuk masyarakat. Justru kini mereka memiliki banyak waktu longgar untuk dapat berbuat lebih banyak bagi lingkungan sekitar juga keluarga.
“Kembangkan hobi atau usaha yang dulu tertunda akibat kesibukan saat aktif sebagai PNS, dan jaga pola hidup sehat serta terus bina hubungan silaturahmi dengan relasi,” ucapnya. Terkait dengan acara, Kepala Suku badan Kepegawaian Kota Administrasi Jakarta Selatan Muh. Fadjar Churniawan menuturkan, ada 22 PNS yang memasuki masa pensiun pada tanggal tersebut.
“Kegiatan ini untuk mempermudah pensiunan dalam hal mengurus pensiun agar pelaksanaan tepat waktu dan lancar. Dan syukur berkas ke 22 PNS tidak mengalami kendala dalam prosesnya, sehingga dokumen yang diterima para calon purna bakti hasilnya sesuai yang diharapkan,” tandasnya.
Hal tersebut dikatakan oleh Wali Kota Administrasi Jakarta Selatan Marullah Matali, saat melepas 22 PNS di lingkup Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan (Pemkot Jaksel) yang memasuki masa purna tugas TMT 1 Desember 2019, di Ruang Ex Mama Terrace, Selasa (26/11).
“Masa pensiun bukanlah akhir dari sebuah pengabdian melainkan anugerah yang harus disyukuri, bapak ibu telah melewati masa pengabdian selama puluhan tahun untuk negara dan bangsa akhirnya kembali ke masyarakat,” ujarnya. Marullah menuturkan, pensiunnya mereka dari pemerintahan, bukan berarti benar-benar berhenti memberikan manfaat untuk masyarakat. Justru kini mereka memiliki banyak waktu longgar untuk dapat berbuat lebih banyak bagi lingkungan sekitar juga keluarga.
“Kembangkan hobi atau usaha yang dulu tertunda akibat kesibukan saat aktif sebagai PNS, dan jaga pola hidup sehat serta terus bina hubungan silaturahmi dengan relasi,” ucapnya. Terkait dengan acara, Kepala Suku badan Kepegawaian Kota Administrasi Jakarta Selatan Muh. Fadjar Churniawan menuturkan, ada 22 PNS yang memasuki masa pensiun pada tanggal tersebut.
“Kegiatan ini untuk mempermudah pensiunan dalam hal mengurus pensiun agar pelaksanaan tepat waktu dan lancar. Dan syukur berkas ke 22 PNS tidak mengalami kendala dalam prosesnya, sehingga dokumen yang diterima para calon purna bakti hasilnya sesuai yang diharapkan,” tandasnya.