Plt Gubernur DKI Jakarta Soni Sumarsono, mengunjungi Sekolah Menengah Atas Negeri 3 (SMAN 3) Jakarta, Jl. Setiabudi II, Setiabudi, Jakarta Selatan, Senin (10/4). Kunjungan tersebut dilakukan, dalam rangka memberikan arahan dan pembinaan terhadap siswa siswi SMAN 3 Jakarta, yang mengikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) 2017 Pada tahun ajaran 2016/2017.
"Saya selalu berpesan agar para siswa untuk mengerjakan soal Ujian Nasional ini dengan jujur, buat apa nilai baik tapi bukan dari hasil karya kita. Lebih baik jujur dan menyadari kemampuan kita sampai mana, daripada luarnya bagus tapi dalamnya kosong malah akan menghambat masa depan kita semua. Dengan bersikap jujur, hasilnya akan mengarahkan masing-masing individu atau pribadi menuju sebuah karir atau jenjang pendidikan lebih tinggi yang lebih baik," ujarnya.
Didampingi Wali Kota Jakarta Selatan Tri Kurniadi, Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta Sopan Adrianto dan Camat Setiabudi Dyan Erlangga, Sumarsono juga menyampaikan motivasi kepada para siswa-siswi, seraya langsung mengecek satu persatu ruangan kelas yang dijadikan untuk tempat Ujian Nasional Berbasis Komputer.
"Saya menilai sekolah ini cukup bagus dan siap dalam menghadapi Ujian Nasional, begitu juga dengan para siswa dan siswi yang begitu tekun dalam mengikuti Ujian Nasional. Meskipun saya melihat dari raut wajah mereka ada sedikit ketegangan, tapi itu hal yang wajar dalam menghadapi ujian ini," katanya.
Tidak itu saja, Sumarsono pun menghimbau kepada para pelajar, untuk menghindari perbuatan negatif selepas pelaksanaan ujian ini. "Tawuran pelajar, pemakaian narkoba dan lainnya, karena akan merugikan diri sendiri dan keluarga serta sekolah, Sekarang yang utama mengisi masa muda dengan belajar untuk kesiapan menuju masa depan," ucapnya.
Sementara itu Sopan Adrianto mengatakan, dirinya merasa yakin bahwa situasi penyelenggaraan ujian kali ini akan lancar tanpa kendala. Hal itu Sopan ungkapkan lantaran dirinya telah melihat secara langsung bagaimana proses UNBK berjalan.
"Situasi penyelenggaraan ujian berjalan aman dan lancar baik dari proses penyelenggaraan maupun sarana prasarana terkait perangkat komputer itu sendiri, karena hal ini terjalin atas kerjasama yang baik antara Dinas Pendidikan Provinsi dan Kabupaten/Kota yang ada. Saya memberikan apresiasi kepada para siswa dengan semangatnya mempersiapkan diri meraih angka terbaik bagi diri pribadi yang akhirnya membawa nama baik sekolah dan Kota Jakarta Selatan," tuturnya.
Sebanyak 344 siswa-siswi di SMAN 3 Jakarta mengikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer 2017 yang akan berlangsung selama empat hari kedepan. UNBK tingkat SMA di Jakarta Selatan ini 100 persen terlaksana menggunakan sistem berbasis komputer, walau pelaksanaannya masih berbagi waktu menggunakan sistem shift per kelompok. Selain itu, UN dipastikan akan berjalan dengan lancar tanpa adanya kebocoran soal. Sebab, sanksi tegas siap menanti bagi siswa maupun pihak sekolah apabila terbukti melakukan kecurangan tersebut. (KIP JS)