Petugas gabungan yang terdiri dari Suku Dinas Perhubungan Kota Administrasi Jakarta Selatan, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Jakarta Selatan, serta Kepolisian, merazia tiga kawasan di Kecamatan Jagakarsa, Rabu (4/12).
Camat Jagakarsa Mundari mengatakan, tiga kawasan yang menjadi lokasi penertiban yakni Jalan Kahfi II, Kawasan Stasiun Lenteng Agung, serta Stasiun Tanjung Barat. “Lakukan penertiban dengan persuasif dan tegas dalam penindakan. Kita lakukan sesuai SOP (Standar Operasional Prosedur), dan tugas pokok dan fungsinya,” pesannya.
Kepala Seksi Pengendalian Operasional Suku Dinas Perhubungan Jakarta Selatan Leo Amstrong menuturkan, dari tiga lokasi tersebut, total 10 kendaraan roda dua dan lima kendaraan roda empat digembosi petugas, satu kendaraan roda empat diderek, dan tiga KWK 19 di BAP Tilang. Kendaraan tersebut ditindak karena diparkir di trotoar yang dilengkapi fasilitas disabilitas, serta ngetem sembarangan.
“Untuk jumlah personelnya yakni 26 personel. Dari kami 15 personel, Satpol PP 10 personel, dan Kepolisian satu personel. Kolaborasi dalam bertugas sangat penting dilakukan, untuk menyelesaikan permasalahan yang kompleksitas" tandasnya.
Camat Jagakarsa Mundari mengatakan, tiga kawasan yang menjadi lokasi penertiban yakni Jalan Kahfi II, Kawasan Stasiun Lenteng Agung, serta Stasiun Tanjung Barat. “Lakukan penertiban dengan persuasif dan tegas dalam penindakan. Kita lakukan sesuai SOP (Standar Operasional Prosedur), dan tugas pokok dan fungsinya,” pesannya.
Kepala Seksi Pengendalian Operasional Suku Dinas Perhubungan Jakarta Selatan Leo Amstrong menuturkan, dari tiga lokasi tersebut, total 10 kendaraan roda dua dan lima kendaraan roda empat digembosi petugas, satu kendaraan roda empat diderek, dan tiga KWK 19 di BAP Tilang. Kendaraan tersebut ditindak karena diparkir di trotoar yang dilengkapi fasilitas disabilitas, serta ngetem sembarangan.
“Untuk jumlah personelnya yakni 26 personel. Dari kami 15 personel, Satpol PP 10 personel, dan Kepolisian satu personel. Kolaborasi dalam bertugas sangat penting dilakukan, untuk menyelesaikan permasalahan yang kompleksitas" tandasnya.