Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan (Pemkot Jaksel), terus menggaungkan Sister RW, guna menularkan keberhasilan dari satu RW ke RW lainnya di wilayah Kota Jakarta Selatan. Hal tersebut dikatakan oleh Wali Kota Administrasi Jakarta Selatan Marullah Matali, saat membuka Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) Bulan Juni 2019, di Ruang Pola Kantor Wali Kota Administrasi Jakarta Selatan, Selasa (26/6).
"Sister RW akan terus kita gaungkan. Ini merupakan suatu kreatifitas masing-masing wilayah, dalam mengembangkan masyarakatnya. Tularkan dari yang sudah berhasil ke yang belum," terangnya. Sementara itu, Kepala Bagian Tata Pemerintahan Kota Administrasi Jakarta Selatan Heri Gunara mengatakan, telah banyak wilayah yang melaksanakan Sister RW di Jakarta Selatan.
"Seperti Sister RW antara RW 04 Kelurahan Pulo dan RW 07 Kelurahan Cipete Utara terkait dengan wawasan pengembangan yang ramah lingkungan. Ini masih berjalan dan akan diteruskan," ujarnya. Selain itu, Heri menambahkan, ada pula kegiatan pengembangan bank sampah, yang dilakukan oleh RW 01 dan RW 018 Kelurahan Srengseng Sawah. Hingga akhirnya, kini RW 018 sudah membentuk bank sampah yang dinamakan Bank Sampah Mangga Bolong.
"RW 01 sudah memiliki program kegiatan Bank Sampah Anggrek Ciliwung, yang sudah terbentuk sejak tahun 2014. Lalu Sister RW yang dilakukan oleh kedua pihak adalah pengembangan kegiatan bank sampah di RW 018, yang mengacu pada keberhasilan program Bank Sampah Anggrek Ciliwung RW 01," tuturnya.
Heri menuturkan, adanya Sister RW juga menjadi salah satu dorongan bagi masyarakat untuk memajukan lingkungan sendiri. "Program Sister RW yang merupakan program dari pak wali, terus membantu masyarakat dalam menciptakan keaktifan dan pemberdayaan bagi mereka di wilayah masing-masing," pungkasnya.
"Sister RW akan terus kita gaungkan. Ini merupakan suatu kreatifitas masing-masing wilayah, dalam mengembangkan masyarakatnya. Tularkan dari yang sudah berhasil ke yang belum," terangnya. Sementara itu, Kepala Bagian Tata Pemerintahan Kota Administrasi Jakarta Selatan Heri Gunara mengatakan, telah banyak wilayah yang melaksanakan Sister RW di Jakarta Selatan.
"Seperti Sister RW antara RW 04 Kelurahan Pulo dan RW 07 Kelurahan Cipete Utara terkait dengan wawasan pengembangan yang ramah lingkungan. Ini masih berjalan dan akan diteruskan," ujarnya. Selain itu, Heri menambahkan, ada pula kegiatan pengembangan bank sampah, yang dilakukan oleh RW 01 dan RW 018 Kelurahan Srengseng Sawah. Hingga akhirnya, kini RW 018 sudah membentuk bank sampah yang dinamakan Bank Sampah Mangga Bolong.
"RW 01 sudah memiliki program kegiatan Bank Sampah Anggrek Ciliwung, yang sudah terbentuk sejak tahun 2014. Lalu Sister RW yang dilakukan oleh kedua pihak adalah pengembangan kegiatan bank sampah di RW 018, yang mengacu pada keberhasilan program Bank Sampah Anggrek Ciliwung RW 01," tuturnya.
Heri menuturkan, adanya Sister RW juga menjadi salah satu dorongan bagi masyarakat untuk memajukan lingkungan sendiri. "Program Sister RW yang merupakan program dari pak wali, terus membantu masyarakat dalam menciptakan keaktifan dan pemberdayaan bagi mereka di wilayah masing-masing," pungkasnya.