Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan (Pemkot Jaksel), menerima kunjungan kerja (kunker) 11 anggota DPRD Komisi 3 DPRD Kabupaten Bangka Tengah, di Ruang Rapat Wali Kota Administrasi Jakarta Selatan, Selasa (14/5).
Wakil Wali Kota Administrasi Jakarta Selatan Isnawa Adji, yang menerima kunjungan bersama para SKPD/UKPD di Pemkot Jakarta Selatan, mengatakan, kunjungan kerja DPRD Komisi 3 DPRD Kabupaten Tengah di Pemerintahan Kota Administrasi Jakarta Selatan, terkait dengan program penataan kawasan kumuh.
“Program Penataan Kawasan Perumahan dan Permukiman atau Kampung Upgrading Program di DKI Jakarta itu terdiri dari tiga rangkaian. Yakni Community Action Plan (CAP), Collaborative Implementation Program (CIP), Program Monitoring serta evaluasi,” paparnya. Isnawa melanjutkan, Kampung Upgrading Program merupakan upaya Pemprov DKI menata kampung yang kumuh dan kampung yang terkena penggusuran. "Jadi melalui tiga rangkaian itu program penataan kawasan kumuh dilakukan," ujarnya.
Sementara Ketua Komisi 3 DPRD Kabupaten Bangka Tengah Batianus mengatakan, kunjungan ini ditujukkan sebagai bahan pembelajaran dalam penataan kawasan pemukiman kumuh di daerah Bangka Tengah. “Kami ingin banyak belajar di kota-kota padat penduduk seperti di Jakarta Selatan mengenai pemecahan masalah pemukiman kumuh. Karena di daerah kami masalah penataan kawasan kumuh tersebut masih membutuhkan banyak masukan,” tandasnya.
Wakil Wali Kota Administrasi Jakarta Selatan Isnawa Adji, yang menerima kunjungan bersama para SKPD/UKPD di Pemkot Jakarta Selatan, mengatakan, kunjungan kerja DPRD Komisi 3 DPRD Kabupaten Tengah di Pemerintahan Kota Administrasi Jakarta Selatan, terkait dengan program penataan kawasan kumuh.
“Program Penataan Kawasan Perumahan dan Permukiman atau Kampung Upgrading Program di DKI Jakarta itu terdiri dari tiga rangkaian. Yakni Community Action Plan (CAP), Collaborative Implementation Program (CIP), Program Monitoring serta evaluasi,” paparnya. Isnawa melanjutkan, Kampung Upgrading Program merupakan upaya Pemprov DKI menata kampung yang kumuh dan kampung yang terkena penggusuran. "Jadi melalui tiga rangkaian itu program penataan kawasan kumuh dilakukan," ujarnya.
Sementara Ketua Komisi 3 DPRD Kabupaten Bangka Tengah Batianus mengatakan, kunjungan ini ditujukkan sebagai bahan pembelajaran dalam penataan kawasan pemukiman kumuh di daerah Bangka Tengah. “Kami ingin banyak belajar di kota-kota padat penduduk seperti di Jakarta Selatan mengenai pemecahan masalah pemukiman kumuh. Karena di daerah kami masalah penataan kawasan kumuh tersebut masih membutuhkan banyak masukan,” tandasnya.