Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan, menggelar apel penataan bangunan bantaran Kali Ciliwung, di RT 01, RT 02, RT 03 dan RT 04 / RW 12 Kelurahan Bukit Duri, Tebet, Jakarta Selatan, Selasa (11/7). Apel ini digelar sebagai awal dimulainya penataan, yang akan dilakukan oleh Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan, dalam rangka program normalisasi Kali Ciliwung Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
Wali Kota Administrasi Jakarta Selatan, Tri Kurniadi, memimpin langsung apel tersebut bersama dengan tiga pilar yang terdiri dari instansi pemerintahan Kota Administrasi Jakarta Selatan, Dandim 0504 Jakarta Selatan dan Polres Jakarta Selatan.
Selain itu, hadir pula Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Provinsi DKI Jakarta, Jupan Royter, Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane(BBWSCC) Iskandar, serta pihak PLN.
Dalam sambutannya, Kurniadi mengungkapkan, normalisasi Kali Ciliwung dilakukan, untuk mengatasi permasalahan genangan air yang kerap melanda ketika hujan deras turun. "Ini program dari pemerintah pusat, didukung oleh pemprov DKI untuk penanggulangan banjir," ujarnya.
Menurut Kurniadi, penataan yang dilakukan sepanjang 700 meter itu, ditargetkan selesai hari ini meskipun batas maksimal penataan empat hari kerja. "Karena esok harinya pihak BBWSCC akan segera mulai pengerjaannya. Saya berharap setiap personel kerjakan secara serius, jangan main-main," tuturnya.
Kurniadi juga mengingatkan kepada setiap personel agar berhati-hati dalam pengerjaan dikarenakan kondisi licin dan tepat di pinggir sungai. "Bangunan juga cukup rapuh, saya berpesan untuk berhati-hati," imbaunya. Usai melaksanakan apel, Kurniadi bersama jajaran mengikuti proses penataan bangunan di bantaran kali Ciliwung yang berada di RT 03/RW 12.
Dalam penataan tersebut terlihat satu eskavator atau alat berat, sedang melakukan penataan bangunan yang kosong, karena memang semua warga sudah berpindah ke rusun yang disediakan oleh pemerintah. "Mereka sudah pindah ke Rusun Rawa Bebek dan Cakung KM 02," tambah Kurniadi.
Sementara itu, Kepala Satpol PP Kota administrasi Jakarta Selatan Ujang Harmawan menjelaskan, pihaknya menerjunkan dua alat berat untuk penataan bangunan di empat RT tersebut. "Untuk alat berat kita siapkan dua, sementara alat-alat lainnya seperti palu dan lain sebagainya itu banyak," pungkasnya. (KIP JS)