Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan (Pemkot Jaksel), menggelar sosialisasi hak dan kewajiban buruh kepada 250 pekerja dalam rangka memperingati Hari Buruh International, di Ruang Serbaguna Kantor Wali Kota Jakarta Selatan, Rabu (1/5). Selain itu, sebanyak 49 pekerja di antaranya dibagikan kartu pekerja.
Wakil Wali Kota Jakarta Selatan, Isnawa Adji mengatakan, sosialisasi ini diberikan langsung oleh BPJS Ketenagakerjaan, yang bekerja sama dengan Sudin Naketrans Jakarta Selatan. “Kami mengundang 250 pekerja hari ini dan bisa sekaligus mengikuti pengobatan gratis dari Sudin Kesehatan Jakarta Selatan. Selain itu mereka juga diberikan edukasi terkait hak dan kewajiban,” ujarnya.
Sementara Kepala Suku Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Jakarta Selatan Sudrajad mengatakan, peringatan hari buruh ini adalah momentum mengungkapkan segala permasalahan yang terjadi di lingkungan kerja, agar dapat saling memberi masukan dan solusi dari kendala yang ada.
"Ini kegiatan yang ketiga. Semoga dengan peringatan hari buruh ini, para pekerja di Jakarta Selatan dapat menjaga silaturahmi dan saling menjaga komunikasi, apabila nanti dibutuhkan tempat untuk mendiskusikan beragam permasalahan di dunia kerja," terangnya.
Selain itu, Latifah, salah satu guru honorer dari Pesanggarahan, mengaku sangat senang mendapatkan Kartu Pekerja yang dapat dimanfaatkan sebagai bantuan sembako untuk kebutuhan sehari-hari. “Informasinya kartu ini bisa digunakan untuk naik Transjakarta gratis dan sembako murah setiap bulannya. Awalnya saya harus membuka rekening bank DKI," ungkapnya.
Latifah berharap Pemkot Jakarta Selatan dapat semakin memperhatikan nasib dan kesejahteraan para buruh di Jakarta Selatan, sehingga roda perekonomian masyarakat pun semakin meningkat. “Terima kasih Pemkot Jakarta Selatan. Semoga kedepannya, program-program kesejahteraan untuk masyarakat semakin ditingkatkan,” tandasnya.
Wakil Wali Kota Jakarta Selatan, Isnawa Adji mengatakan, sosialisasi ini diberikan langsung oleh BPJS Ketenagakerjaan, yang bekerja sama dengan Sudin Naketrans Jakarta Selatan. “Kami mengundang 250 pekerja hari ini dan bisa sekaligus mengikuti pengobatan gratis dari Sudin Kesehatan Jakarta Selatan. Selain itu mereka juga diberikan edukasi terkait hak dan kewajiban,” ujarnya.
Sementara Kepala Suku Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Jakarta Selatan Sudrajad mengatakan, peringatan hari buruh ini adalah momentum mengungkapkan segala permasalahan yang terjadi di lingkungan kerja, agar dapat saling memberi masukan dan solusi dari kendala yang ada.
"Ini kegiatan yang ketiga. Semoga dengan peringatan hari buruh ini, para pekerja di Jakarta Selatan dapat menjaga silaturahmi dan saling menjaga komunikasi, apabila nanti dibutuhkan tempat untuk mendiskusikan beragam permasalahan di dunia kerja," terangnya.
Selain itu, Latifah, salah satu guru honorer dari Pesanggarahan, mengaku sangat senang mendapatkan Kartu Pekerja yang dapat dimanfaatkan sebagai bantuan sembako untuk kebutuhan sehari-hari. “Informasinya kartu ini bisa digunakan untuk naik Transjakarta gratis dan sembako murah setiap bulannya. Awalnya saya harus membuka rekening bank DKI," ungkapnya.
Latifah berharap Pemkot Jakarta Selatan dapat semakin memperhatikan nasib dan kesejahteraan para buruh di Jakarta Selatan, sehingga roda perekonomian masyarakat pun semakin meningkat. “Terima kasih Pemkot Jakarta Selatan. Semoga kedepannya, program-program kesejahteraan untuk masyarakat semakin ditingkatkan,” tandasnya.