Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan (Pemkot Jaksel) melepas 33 Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang memasuki masa pensiun per 1 Agustus 2019. Pelepasan ini, berlangsung di Ruang Serbaguna Kantor Wali Kota Administrasi Jakarta Selatan, Kamis (25/7).
Wakil Wali Kota Administrasi Jakarta Selatan Isnawa Adji, yang membuka acara pelepasan tersebut mengatakan, Pemkot Jaksel mengucapkan terima kasih kepada para PNS yang telah memberikan bakti untuk bekerja sepenuh hati di Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. “Mereka sudah menjadi bagian orang-orang yang berjasa bagi kota Jakarta. Mereka dengan pengabdian 29 tahun sampai 39 tahun, sudah memberikan kontribusinya sebagai Aparatur Sipil Negara,” ujarnya.
Isnawa menambahkan, para ASN yang telah pensiun ini, diharapkan dapat terus kontributif di dalam masyarakat. “Terus melanjutkan pengabdian jadi warga masyarakat Jakarta. Kita ingatkan silaturahmi jangan putus. Mereka punya keahlian, kemampuan. Kita membutuhkan masukan dari mereka,” terangnya.
Staf Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian Kota Administrasi Jakarta Selatan Juliati mengatakan, dirinya bersyukur setelah 35 tahun menjadi penyuluh pertanian. “Dari awal PNS di Jakarta Pusat dan terakhir pensiun di Jakarta Selatan. Setelah pensiun ini kita gerakan badan supaya tidak jenuh bertanam sebagai penyuluh bercocok tanam,” pungkasnya.
Wakil Wali Kota Administrasi Jakarta Selatan Isnawa Adji, yang membuka acara pelepasan tersebut mengatakan, Pemkot Jaksel mengucapkan terima kasih kepada para PNS yang telah memberikan bakti untuk bekerja sepenuh hati di Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. “Mereka sudah menjadi bagian orang-orang yang berjasa bagi kota Jakarta. Mereka dengan pengabdian 29 tahun sampai 39 tahun, sudah memberikan kontribusinya sebagai Aparatur Sipil Negara,” ujarnya.
Isnawa menambahkan, para ASN yang telah pensiun ini, diharapkan dapat terus kontributif di dalam masyarakat. “Terus melanjutkan pengabdian jadi warga masyarakat Jakarta. Kita ingatkan silaturahmi jangan putus. Mereka punya keahlian, kemampuan. Kita membutuhkan masukan dari mereka,” terangnya.
Staf Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian Kota Administrasi Jakarta Selatan Juliati mengatakan, dirinya bersyukur setelah 35 tahun menjadi penyuluh pertanian. “Dari awal PNS di Jakarta Pusat dan terakhir pensiun di Jakarta Selatan. Setelah pensiun ini kita gerakan badan supaya tidak jenuh bertanam sebagai penyuluh bercocok tanam,” pungkasnya.