Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan (Pemkot Jaksel), menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) Tahun 2019, di Ruang Pertemuan Eksekutif Kantor Wali Kota Administrasi Jakarta Selatan Blok A lantai 17, Rabu (13/3). Rapat tersebut dibuka oleh Wakil Wali Kota Administrasi Jakarta Selatan Isnawa Adji, yang didampingi Kepala Suku Dinas Sosial Jakarta Selatan Ahmad Dumyani, dan diikuti oleh instansi terkait lainnya.
Wakil Wali Kota Isnawa Adji mengatakan, program BPNT merupakan salah satu langkah penuntasan kemiskinan bagi warga DKI Jakarta. "Bantuan berupa bahan makanan pokok atau sembako ini nantinya akan diberikan kepada warga dengan menggunakan kartu Bank BNI," tuturnya.
Isnawa menuturkan, setiap warga penerima manfaat akan menerima saldo sebesar Rp 110 ribu rupiah yang akan disalurkan melalui Bank BNI, untuk membeli beras dan telur di elektronik warung yang telah disediakan. “Saldo masuk itu setiap tanggal 25. Nanti warung yang kerja sama untuk pengambilan sembako tersebut diberi nama E-Warung. Sudah ada 44 E-Warung di Jakarta Selatan,” paparnya.
Dengan adanya bantuan ini, Isnawa melanjutkan, dirinya berharap masyarakat dapat memanfaatkannya dengan baik dan bijak sesuai kebutuhannya. “Saya berharap kepada para penerima bantuan, dapat memanfaatkan kesempatan ini dengan baik dan menggunakannya dengan bijak. Supaya tidak ada lagi masalah kelaparan karena faktor ekonomi,” pungkasnya.
Wakil Wali Kota Isnawa Adji mengatakan, program BPNT merupakan salah satu langkah penuntasan kemiskinan bagi warga DKI Jakarta. "Bantuan berupa bahan makanan pokok atau sembako ini nantinya akan diberikan kepada warga dengan menggunakan kartu Bank BNI," tuturnya.
Isnawa menuturkan, setiap warga penerima manfaat akan menerima saldo sebesar Rp 110 ribu rupiah yang akan disalurkan melalui Bank BNI, untuk membeli beras dan telur di elektronik warung yang telah disediakan. “Saldo masuk itu setiap tanggal 25. Nanti warung yang kerja sama untuk pengambilan sembako tersebut diberi nama E-Warung. Sudah ada 44 E-Warung di Jakarta Selatan,” paparnya.
Dengan adanya bantuan ini, Isnawa melanjutkan, dirinya berharap masyarakat dapat memanfaatkannya dengan baik dan bijak sesuai kebutuhannya. “Saya berharap kepada para penerima bantuan, dapat memanfaatkan kesempatan ini dengan baik dan menggunakannya dengan bijak. Supaya tidak ada lagi masalah kelaparan karena faktor ekonomi,” pungkasnya.