Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan melalui Suku Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Sudin Dukcapil) Kota Adm. Jakarta Selatan, menggelar Apel Bina Kependudukan (BIDUK), di Lapangan Burung, Jalan Haji Naim III, Kelurahan Cipete Utara, Kecamatan Kebayoran Baru, Kota Administrasi Jakarta Selatan, Rabu (26/7).
Wakil Wali Kota Adm. Jakarta Selatan Arifin mengatakan, BIDUK ini akan dilaksanakan di tiga RW kelurahan Cipete Utara, yakni RW 06, 09, dan 10.
"BIDUK ini melibatkan beberapa komponen yakni dari unsur TNI/Polri,PPNS, RT/RW, tokoh masyarakat, Dukcapil, BNNK, Sosial, satpol PP dan unit terkait lainnya," ujarnya.
Arifin menjelaskan, dalam BIDUK kali ini, pihaknya ingin melakukan pendataan terhadap para pendatang, yang kerap menuju ke Jakarta pasca Hari Raya Idul Fitri 1438 H.
"Landasan hukum kita pada kegiatan kali ini adalah mengacu pada instruksi Gubernur Provinsi DKI Jakarta No 81 Tahun 2017, dimana dalam instruksi itu memang harus dilakukan pengendalian arus balik dan arus mudik," paparnya. Arifin menambahkan, Jakarta sebagai ibu kota, menjadi magnet tersendiri bagi para warga di Indonesia, yang ingin mencoba peruntungannya dalam beradu nasib mencari rezeki untuk kehidupan yang lebih baik.
"Oleh karenanya, mengacu pada ketentuan tadi, dan dilanjutkan pada ketentuan Perda Nomor 2 Tahun 2011 tentang Pendaftaran Penduduk dan Pencatatan Sipil, maka kita akan melakukan kegiatan Bina Kependudukan ini," paparnya. Kepala Suku Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Adm. Jakarta Selatan, Abdul Haris mengatakan, kegiatan BIDUK ini merupakan yang pertama kalinya digelar setelah menjalani Hari Raya Idul Fitri 1438.
"Ya ini merupakan yang pertama kali, karena berlakunya itu kan 14 hari setelah mereka datang, dimana mereka umumnya datang paling tidak seminggu setelah lebaran. Makanya kita mulai baru kali ini," jelasnya. Haris mengatakan, Sudin Dukcapil Jaksel mempunyai target tersendiri pada BIDUK ini. "Estimasi pendatang itu dari laporan sekitar 258, kalau kita paling tidak terkumpul data di atas 100 untuk hari ini," jelasnya.
Adanya Bina Kependudukan rupanya diapresiasi positif oleh warga Cipete Utara. Salah seorang warga Cipete Utara Sudjono, mengaku sangat terbantu dengan adanya kegiatan ini. "Dalam BIDUK ini, saya ingin membuat Surat Keterangan Domisili Sementara (SKDS) sebagai izin tinggal di Jakarta. Saya punya usaha ayam bakar disini," tandasnya. (KIP JS)