Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan, memfasilitasi kegiatan audiensi antara Dinas Bina Marga Provinsi DKI Jakarta dengan warga wilayah Kemang, di Ruang Pola Kantor Administrasi Jakarta Selatan, Senin (18/2).
Wali Kota Administrasi Jakarta Selatan Marullah Matali, menyampaikan, audiensi tersebut terkait dengan adanya penataan trotoar di wilayah Kemang. Melalui audiensi ini, diharapkan dapat menjadi titik awal kegiatan strategis daerah di Jakarta, dan dapat menampung aspirasi masyarakat. "Mudah mudahan tahun ini penataan trotoar di wilayah Kemang menjadi titik awal kegiatan strategis daerah di Jakarta, dan usulan-usulan yang diajukan dapat ditampung dengan baik," ujarnya.
Sementara Kepala Dinas Bina Marga Provinsi DKI Jakarta Hari Nugroho mengatakan, program penataan trotoar ini dimaksudkan untuk memberikan kenyamanan bagi para pejalan kaki maupun masyarakat disabilitas, yang melakukan perjalanan dari satu tempat ke tempat lainnya. "Penataan trotoar ini dimaksudkan untuk kemudahan para pejalan kaki maupun disabilitas melakukan kegiatannya. Karena di Kemang ini akses untuk pedestrian masih minim," paparnya.
Selain penataan trotoar untuk pejalan kaki, Hari melanjutkan, jalur untuk pesepeda dan kemudahan akses transportasi umum juga akan dibenahi. Ketua Perkumpulan Keluarga Kemang (PKK) Puri, menyatakan dukungannya terhadap rencana program pemerintah tersebut.
Harapannya, masyarakat diberi kemudahan berbagai perizinan usaha di lokasi tersebut jika sudah selesai penataannya. "Saya mewakili Perkumpulan Keluarga Kemang, mendukung semua program penataan trotoar ini. Namun saya berharap warga yang nantinya ingin membuka usaha diberikan kemudahan perizinan," tandasnya.
Wali Kota Administrasi Jakarta Selatan Marullah Matali, menyampaikan, audiensi tersebut terkait dengan adanya penataan trotoar di wilayah Kemang. Melalui audiensi ini, diharapkan dapat menjadi titik awal kegiatan strategis daerah di Jakarta, dan dapat menampung aspirasi masyarakat. "Mudah mudahan tahun ini penataan trotoar di wilayah Kemang menjadi titik awal kegiatan strategis daerah di Jakarta, dan usulan-usulan yang diajukan dapat ditampung dengan baik," ujarnya.
Sementara Kepala Dinas Bina Marga Provinsi DKI Jakarta Hari Nugroho mengatakan, program penataan trotoar ini dimaksudkan untuk memberikan kenyamanan bagi para pejalan kaki maupun masyarakat disabilitas, yang melakukan perjalanan dari satu tempat ke tempat lainnya. "Penataan trotoar ini dimaksudkan untuk kemudahan para pejalan kaki maupun disabilitas melakukan kegiatannya. Karena di Kemang ini akses untuk pedestrian masih minim," paparnya.
Selain penataan trotoar untuk pejalan kaki, Hari melanjutkan, jalur untuk pesepeda dan kemudahan akses transportasi umum juga akan dibenahi. Ketua Perkumpulan Keluarga Kemang (PKK) Puri, menyatakan dukungannya terhadap rencana program pemerintah tersebut.
Harapannya, masyarakat diberi kemudahan berbagai perizinan usaha di lokasi tersebut jika sudah selesai penataannya. "Saya mewakili Perkumpulan Keluarga Kemang, mendukung semua program penataan trotoar ini. Namun saya berharap warga yang nantinya ingin membuka usaha diberikan kemudahan perizinan," tandasnya.