pemkot-jaksel-bertekat-menjuari-kota-sehat-kembali

Pemkot Jakarta selatan bertekat Jakarta Selatan menjadi kota sehat, sehat jasmani, rokhani dan mengelola kota ini menjadi kota yang terjaga  tata ruang nya, udara, air dan dukungan partisipasi masyarakat serta dokter swasta yang tergabung dalam gerakan Jumat sehat, dokter turun ke RW-RW dua kali dalam sebulan bersama seluruh potensi PKK juga partisipasi masyarakat dalam melakukan PSN yang sekarang tidak hanya dilakukan di kampung-kampung tapi sekarang juga ada Jumantik di sekolah-sekolah.

Tekat ini diutarakan melalui Kasudin Kesehatan Jakarta Selatan Kurnianto Amien  saat menerima kedatangan tim Pembina dari Provinsi DKI Jakarta dalam pemibinaan Kota sehat tingkat Provinsi DKI Jakarta. Tekat ini dikatan karena Jakarta Selatan pada 2009 mendapat predikat Kota Sehat tingkat nasional  Swasti Saba Padapa dan 2011 Kota Sehat Swasti  Saba Wiwerda,”tegasnya didapingi Kabag Kesejahteraan Sosial H.Isnaeni Dharman saat menerima tim pembina Kota Sehat Provinsi Dki Jakarta di kantor walikota Jakarta Selatan, Kamis (2/5).

Kurnianto Amien tambahkan untuk 2013 Pemkot Jakarta selatan mengajukan 6 tatanan kota sehat untuk meraih penghargaab yang tertinggi. Kami mengikutkan seluruh kecamatan dan kelurahan yang ada di Jakarta Selatan yaitu 10 kecamatan dan 65 kelurahan, 6 Tatanan Kota Sehat yaitu, pemukiman, sarana prasarana sehat, ketahanan pangan dan gizi, kehidupan masyarakat sehat dan mandiri, pariwisata sehat, industri dan perkantoran sehat dan tatanan kehidupan sosial yang sehat,”ujarnya.

Ketua Tim Pembina dari Kementerian kesehatan Feurah Dihan mengatakan kami datang keseni  untuk pembinaan sekaligus verifikasi dukumen yang telah disampaikan pada kami, selain dukumen juga keterlibatan masyarakat setempat seperti apa.  Ini yang  harus kami verifikasi ke lapangan sekali lagi. Dan nilai akan kami sampaikan ke tingkat kementerian kesehatan.