pemkot-jaksel-bahas-urban-destination

Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan (Pemkot Jaksel) melalui Suku Dinas Pariwisata, menggelar Focus Group Discussion (FGD) di Ruang Pola Kantor Wali Kota Administrasi Jakarta Selatan, Senin (2/9). Dalam kesempatan ini, mereka membahas Urban Destination, dan mengundang mahasiswa untuk membahas terkait hal tersebut.

Kepala Suku Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jakarta Selatan Imron mengatakan, adapun wilayah urban destination yang dibahas dalam FGD ini antara lain Cipete, Kemang, dan juga Blok M. “Jadi apa saja yang harus diperbaiki ataupun ditambah untuk menjadi destinasi wisata yang menarik,” ujarnya.

Imron menuturkan, masukan-masukan yang ada di dalam FGD tersebut, nantinya akan menjadi bahan evaluasi bagi Pemkot Jakarta Selatan dalam upaya mengakomodir saran dari masyarakat. “Jika sudah tercapai masukannya, akan kita evaluasi sehingga mencapai output yang di mau oleh masyarakat dan pemerintah,” terangnya.

Imron menuturkan, masukan yang diberikan nanti diharapkan dapat menarik minat tidak hanya wisatawan domestik saja. Namun dari negara lain pun juga mendapatkan sambutan positif yang serupa. “Akan ada beberapa tahapan yang harus dilalui untuk mencapai tujuan yang diinginkan oleh pemerintah. Tahap pertama akan dimulai pada Desember 2019 melalui perencanaan destinasi. Pada 2020 nanti tahapannya sudah sampai pemantapan destinasi,” ungkapnya.

Imron juga mengingatkan bahwa urban destination sarat dengan akses. Karena hal ini menjadi penting agar akses pariwisata tersebut ramah terhadap wisatawan asing maupun local. Dimulai dari trotoar sampai akses untuk disabilitas. “Kita harap ini juga mengutamakan kesenian lokal sehingga kesenian lokal yang lebih utama. Karena, pemerintah ingin kesenian lokal harus menjadi primadona,” tandasnya.