pegawai-pemkot-jaksel-diharapkan-jadi-nasabah-bank-sampah-kompak

Wali Kota Administrasi Jakarta Selatan Marullah Matali, meresmikan Bank Sampah KOMPAK di samping gedung Kantor Wali Kota Jakarta Selatan, Sabtu (17/8). Dalam kesempatan itu, Wali Kota Marullah pun berharap, agar seluruh pegawai di lingkup Kantor Wali Kota Jaksel bisa menjadi nasabah Bank Sampah Kompak. "Saya berharap di lingkup Pemkot Jaksel, dari ASN hingga PJLP, PKK dan lainnya agar bisa menjadi Bank Sampah KOMPAK. Sampah yang tidak bermanfaat, akan bermanfaat kalau dibawa ke sini," ujarnya.

Marullah mengatakan, Bank Sampah KOMPAK dibentuk atas dasar surat keputusan dan instruksi Wali Kota Administrasi Jakarta Selatan. Menurutnya, surat keputusan dan instruksi tersebut dibuat untuk memotivasi seluruh pegawai di lingkup Pemkot Jaksel agar menjadi nasabah Bank Sampah KOMPAK. “Bila Bank Sampah KOMPAK ini sukses, maka dapat menyelesaikan masalah sampah yang ada di Jakarta Selatan. Mudah-mudahan Allah memudahkan usaha-usaha baik kita semuanya," katanya. Marullah menerangkan, per harinya sampah di Jakarta Selatan mencapai 1.750 ton. Kalau 1.750 ton itu dipilah, 40 persennya di antaranya berbentuk plastik yang susah terurai.

"Kalau 40 persen itu masuk di sini wah hebat sekali. Sebulan Bank Sampah Induk di Menteng Atas itu tidak lebih dari angka 80 ton. Jadi satu harinya kurang dari tiga ton, padahal produksi sampah di Jaksel itu jumlahnya mencapai 1.750 ton," tuturnya. Dalam kesempatan itu, Marullah mengapresiasi kepada pihak-pihak di lingkup Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan yang telah mendorong terbentuknya ini. "Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada beberapa pihak antara lain Bank BNI cabang Melawai. Ini mudah-mudahan dapat menggugah industri perbankan yang lain, lembaga keuangan yang lain, untuk bisa bersama-sama memberikan perhatian kepada lingkungan yang ada di sekitar kita," ucapnya.

Sementara Kepala Bagian Penataan Kota dan Lingkungan Hidup Jakarta Selatan Sayid Ali mengatakan, berdirinya Bank Sampah KOMPAK dilandasi Surat Keputusan Wali Kota Jakarta Selatan Nomor 98/2019 tentang Pembentukan Bank Sampah Kantor Wali Kota Administrasi Jakarta Selatan, dan instruksi Wali Kota Jakarta Selatan Nomor 58/2019 Tentang Pendaftaran Nasabah Bank Sampah Kompak Kantor Wali Kota Jaksel. "Untuk nasabah adalah seluruh ASN dan PJLP di lingkungan Kantor Wali Kota Administrasi Jakarta Selatan. Hasilnya akan disetorkan ke Bank Sampah Induk di Menteng Atas. Sementara komposting digunakan untuk pupuk di lingkungan Kantor Jaksel," pungkasnya.