Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Tahun 2019 Kelurahan Karet Kuningan, Kecamatan Setiabudi, Kota Administrasi Jakarta Selatan, membahas sebanyak 121 usulan kegiatan. Ratusan usulan tersebut didapat dari hasil rembuk RW di kelurahan Karet Kuningan.
Lurah Karet Kuningan Rizki Noviana Purnama, mengatakan, pada Musrenbang kali ini, jenis usulan kegiatan fisik masih mendominasi. Pasalnya, dari 121 usulan, 108 di antaranya usulan kegiatan fisik, dan 13 usulan lagi non fisik.
"Usulan pada Musrenbang tahun 2019 sebanyak 121 usulan, dan masih didominasi oleh usulan kegiatan fisik," ujar Rizki saat dikonfirmasi, Kamis (31/1). Rizki mengungkapkan, Musrenbang ini digelar dalam rangka menyerap aspirasi warga dalam ikut serta memberikan aspirasi terkait pembangunan untuk Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) tahun 2020.
Rizki berharap, usulan yang diusulkan dari warganya menjadi usulan yang sifatnya prioritas untuk pembangunan wilayah, sehingga DKI Jakarta menjadi provinsi yang maju kotanya dan bahagia warganya.
"Dari 121 usulan ini didominasi mengenai pencahayaan kota sebanyak 28 usulan. Kemudian 22 usulan penataan saluran air, 20 usulan lalu lintas dan perhubungan, delapan usulan alat kesenian, 20 usulan kebutuhan kelurahan, dan delapan usulan perbaikan/pemeliharaan jalan dan trotoar, 13 usulan kesenian/keterampilan dan masing-masing satu usulan APE dan tong sampah," pungkasnya.
Lurah Karet Kuningan Rizki Noviana Purnama, mengatakan, pada Musrenbang kali ini, jenis usulan kegiatan fisik masih mendominasi. Pasalnya, dari 121 usulan, 108 di antaranya usulan kegiatan fisik, dan 13 usulan lagi non fisik.
"Usulan pada Musrenbang tahun 2019 sebanyak 121 usulan, dan masih didominasi oleh usulan kegiatan fisik," ujar Rizki saat dikonfirmasi, Kamis (31/1). Rizki mengungkapkan, Musrenbang ini digelar dalam rangka menyerap aspirasi warga dalam ikut serta memberikan aspirasi terkait pembangunan untuk Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) tahun 2020.
Rizki berharap, usulan yang diusulkan dari warganya menjadi usulan yang sifatnya prioritas untuk pembangunan wilayah, sehingga DKI Jakarta menjadi provinsi yang maju kotanya dan bahagia warganya.
"Dari 121 usulan ini didominasi mengenai pencahayaan kota sebanyak 28 usulan. Kemudian 22 usulan penataan saluran air, 20 usulan lalu lintas dan perhubungan, delapan usulan alat kesenian, 20 usulan kebutuhan kelurahan, dan delapan usulan perbaikan/pemeliharaan jalan dan trotoar, 13 usulan kesenian/keterampilan dan masing-masing satu usulan APE dan tong sampah," pungkasnya.