masyarakat-kebayoran-baru-diajak-bangun-kota-dengan-pola-city-40

Seluruh elemen masyarakat di wilayah Kecamatan Kebayoran Baru, diajak untuk membangun kota dengan Pola City 4.0. Hal tersebut sesuai dengan pola manajemen pengelolaan kota Provinsi DKI Jakarta, yang artinya adalah pengelolaan berbasis kolaborasi. “Masyarakat betul-betul diminta untuk bersama-sama pemerintah membangun kota kita. Jadi bukan lagi menunggu tapi masyarakat bisa proaktif," kata Wali Kota Administrasi Jakarta Selatan Marullah Matali, saat bersilaturahmi dengan masyarakat Kecamatan Kebayoran Baru, di Gedung Auditorium Kementerian PUPR, Senin (21/10).

Pada kesempatan itu, Marullah juga mengingatkan kepada seluruh warga Kebayoran Baru, agar selalu waspada terhadap bencana kebakaran. Mengingat, saat ini cuaca masih mengalami musim kemarau. "Imbauan saya ada Ingub Nomor 65 Tahun 2019 Tentang Kewaspadaan Terhadap Bencana, terutama yang diakibatkan oleh api kebakaran. Tidak ada yang kepingin semua kena musibah, tapi kita harus peduli dan saling mengingatkan. Saya minta kita empati kepada lingkungan masing-masing," ujarnya.

Pun disaat musim penghujan tiba, Marullah meminta kepada warga agar melaporkan jika saat hujan tiba terlihat genangan lantaran tali air tersumbat. "Tolong laporkan kepada lurah, camat dan wali kota," pesannya. Camat Kebayoran Baru Tomy Fudhihartono menambahkan, acara silaturahmi ini diikuti kurang lebih 800 warga. Tomy berharap, acara silaturahmi ini semangat menambah semangat para ketua RT, RW, FKDM, LMK, Jumantik, PKK, RPTRA, Tomas, Toga dalam menjalankan tugas pokok dan fungsinya.

"Semoga acara silaturahmi semakin meningkatkan sinergitas antara warga dan pemerintah khususnya pemerintah Kota Jakarta Selatan," tuturnya. Warga asal Kelurahan Petogogan, Satrio, memberikan apresiasi atas digelarnya acara silaturahmi tersebut. Menurutnya, acara silaturahmi ini sangat berdampak positif karena di dalam acara tersebut diisi dengan dialog interaktif antara pejabat pemerintah dengan warga.

"Sehingga komunikasi ini sebagai sarana ya. Mungkin saran dari warga kepada wali kota dan sebaliknya, jadi bisa interaksi. Ini samgat membantu ide-ide apa yang dari warga dan ditampung dan bisa dilaksanakan oleh dari pihak wali kota. Ini sangat positif sekali," tandasnya.