Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan (Pemkot Jaksel), menerima kunjungan kerja Komisi 3 DPRD Kabupaten Bangka Barat, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Dalam kunjungan tersebut, pembahasan difokuskan pada strategi Pemkot Jaksel dalam penataan kawasan kumuh. Wakil Wali Kota Jakarta Selatan Isnawa Adji mengungkapkan, Gubernur Provinsi DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan, memiliki program Kegiatan Strategis Daerah (KSD) sebagai solusi penataan kawasan di DKI Jakarta.
"Termasuk penataan kawasan kumuh atau slum area itu masuk dalam KSD Provinsi DKI Jakarta. Dan kami Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan menggunakan metode Community Action Plan (CAP) yang melibatkan berbagai pihak dalam pelaksanaannya," ujar Isnawa di Ruang Rapat Wali Kota Administrasi Jakarta Selatan, Jumat (25/10). Dalam pembahasannya, Isnawa juga menuturkan, metode CAP tersebut merupakan langkah kolaboratif yang melibatkan seluruh pihak mulai dari pemerintahan, warga, konsultan dan lainnya.
"Pada saat pelaksanaannya, tidak hanya secara fisiknya saja. Tapi juga melalui pendekatan sosial ekonomi yang berkolaborasi dengan sudin terkait. Maka, keterlibatan masyarakat dalam segala kegiatan dapat memberikan ruang yang lebih luas bagi pemerintah, untuk mengetahui akar permasalahan dari sumbernya," imbuhnya.
Sementara Ketua Komisi 3 DPRD Kabupaten Bangka Barat Syaiful Fakah, mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan, yang telah menerima audiensi terkait strategi penataan kawasan kumuh sebagai pembelajaran yang dapat diterapkan di Kabupaten Bangka Barat.
"Terima kasih diucapkan kepada bapak wakil wali kota beserta jajaran yang telah menerima kunjungan kami, guna mengetahui strategi penanganan penataan kawasan kumuh di wilayah Jakarta Selatan ini. Semoga beberapa program yang telah berhasil digalakkan di Jakarta Selatan ini, dapat menjadi bahan evaluasi kami dan dapat saling bersinergi untuk menyelesaikan masalahnya," tandasnya.
"Termasuk penataan kawasan kumuh atau slum area itu masuk dalam KSD Provinsi DKI Jakarta. Dan kami Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan menggunakan metode Community Action Plan (CAP) yang melibatkan berbagai pihak dalam pelaksanaannya," ujar Isnawa di Ruang Rapat Wali Kota Administrasi Jakarta Selatan, Jumat (25/10). Dalam pembahasannya, Isnawa juga menuturkan, metode CAP tersebut merupakan langkah kolaboratif yang melibatkan seluruh pihak mulai dari pemerintahan, warga, konsultan dan lainnya.
"Pada saat pelaksanaannya, tidak hanya secara fisiknya saja. Tapi juga melalui pendekatan sosial ekonomi yang berkolaborasi dengan sudin terkait. Maka, keterlibatan masyarakat dalam segala kegiatan dapat memberikan ruang yang lebih luas bagi pemerintah, untuk mengetahui akar permasalahan dari sumbernya," imbuhnya.
Sementara Ketua Komisi 3 DPRD Kabupaten Bangka Barat Syaiful Fakah, mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan, yang telah menerima audiensi terkait strategi penataan kawasan kumuh sebagai pembelajaran yang dapat diterapkan di Kabupaten Bangka Barat.
"Terima kasih diucapkan kepada bapak wakil wali kota beserta jajaran yang telah menerima kunjungan kami, guna mengetahui strategi penanganan penataan kawasan kumuh di wilayah Jakarta Selatan ini. Semoga beberapa program yang telah berhasil digalakkan di Jakarta Selatan ini, dapat menjadi bahan evaluasi kami dan dapat saling bersinergi untuk menyelesaikan masalahnya," tandasnya.