Kecamatan Kebayoran Lama, mensosialisasikan aplikasi Jak Potret, kepada para RT, RW, LMK, dan Tokoh Masyarakat, di Aula Kantor Kecamatan Kebayoran Lama, Kamis (4/4). Camat Kebayoran Lama Aroman Nimbang, yang membuka kegiatan sosialisasi tersebut mengatakan, Jak Potret merupakan sebuah aplikasi yang baru di launching oleh Pemerintah Provinsi Jakarta, dengan tujuan untuk memberikan respon terhadap kinerja lurah camat dan juga wali kota.
"Melalui acara ini, kami ingin mensosialisasikan aplikasi Jak Potret. Aplikasi ini dapat digunakan oleh para pemangku wilayah seperti RT, RW, FKDM, dan tokoh masyarakat, dalam memberikan respon terhadap kinerja pemerintah dalam hal ini wali kota, camat, dan juga lurah," terangnya.
Kasubag Tata Pemerintahan Kota Administrasi Jakarta Selatan Asep Subahan menambahkan, aplikasi Jak Potret menjadi salah satu aplikasi Survei Kepuasan Masyarakat (SKM), terhadap kinerja wali kota, camat, dan lurah.
"Aplikasi ini berhubungan dengan pelayanan masyarakat. Survei dilakukan tiga bulan sekali, Tujuan utama aplikasi ini ialah mengukur kinerja wali kota, camat, dan lurah. Jadi masyarakat tidak perlu takut untuk mengatakan yang sebenarnya dan terjadi kepada masyarakat," pungkasnya.
"Melalui acara ini, kami ingin mensosialisasikan aplikasi Jak Potret. Aplikasi ini dapat digunakan oleh para pemangku wilayah seperti RT, RW, FKDM, dan tokoh masyarakat, dalam memberikan respon terhadap kinerja pemerintah dalam hal ini wali kota, camat, dan juga lurah," terangnya.
Kasubag Tata Pemerintahan Kota Administrasi Jakarta Selatan Asep Subahan menambahkan, aplikasi Jak Potret menjadi salah satu aplikasi Survei Kepuasan Masyarakat (SKM), terhadap kinerja wali kota, camat, dan lurah.
"Aplikasi ini berhubungan dengan pelayanan masyarakat. Survei dilakukan tiga bulan sekali, Tujuan utama aplikasi ini ialah mengukur kinerja wali kota, camat, dan lurah. Jadi masyarakat tidak perlu takut untuk mengatakan yang sebenarnya dan terjadi kepada masyarakat," pungkasnya.