irmansyah-unbk-sman-74-berjalan-dengan-baik

NameWakil Wali Kota Jakarta Selatan, Irmansyah, melakukan kegiatan monitoring Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK), di SMAN 74 Jakarta, Kebayoran Lama Utara, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Kamis (13/4). Dalam pemantauan tersebut, dirinya mengatakan bahwa UNBK di SMAN 74 Jakarta, telah berjalan dengan baik. 

"UNBK di SMAN 74 saya telah melihat semua bahwa ini telah dipersiapkan dengan baik, mengantisipasi semua hal yang terjadi termasuk naudzubillah min dzalikya, kalau terjadi mati lampu dan sebagainya. Insya Allah, itu semua dapat diantisipasi," ujarnya. Didampingi Kepala Sekolah SMAN 74 Jakarta Markorijasti beserta jajarannya, Irmansyah menilai ada satu hal yang positif, dari pelaksanaan UNBK di sekolah ini. 

"Yaitu apa yang sudah direncanakan itu, diikuti dengan doa secara bersama. Karena bagaimana pun, keberhasilan ini tidak hanya karena kita sesungguhnya, tapi juga karena Allah yang maha kuasa, yang memberikan kekuatan, yang memberikan bimbingan, yang memberikan izin-Nya, sehingga ini semua bisa teratasi. Jadi secara teknis segala kebutuhan sudah dipersiapkan dengan baik," ungkapnya.

Tidak itu saja, Irmansyah mengatakan, lingkungan sekolah yang nyaman, membuat siswa menjadi lebih tekun lagi dalam belajar. Hal tersebut, tentu dapat berdampak kepada hasil di dalam ujian nantinya. "Dengan ini kita tinggal berdoa tentu saja agar hasil anak-anak ini menjadi hasil yang terbaik," ucapnya. Untuk itulah, Irwansyah berharap kunjungannya ini dapat menjadi pemacu semangat bagi pihak sekolah dan para murid, untuk dapat meraih pencapaian tertinggi dalam Ujian Nasional.

"Di sisi lain kunjungan seperti ini adalah bentuk dukungan nyata. Dengan hal seperti ini kita memberikan motivasi yang semakin besar lagi, semakin kuat lagi, kepada jajaran di sekolah ini para guru, kepala sekolah dan seterusnya. Juga kepada siswa-siswa karena hal seperti ini akan dipublikasikan, dan hal-hal yang baik ini juga akan diketahui orang lain," tuturnya.

Sementara itu, Markorijasti mengatakan, sebelum mengikuti Ujian Nasional, pihak sekolah telah menggelar berbagai kegiatan, sebagai upaya untuk menguatkan 238 murid yang akan mengikuti ujian.

"Selain menyediakan hal-hal teknis seperti jaringan dan perangkat, kita juga menyiapkan mental siswa dengan mengarahkan mereka dengan perjumpaan dengan para narasumber, pembinaan karakter, motivasi, ESQ (Emotional Spiritual Quotient), kepedulian, motivasi berprestasi, sampai Qiyamul yail," pungkasnya. (KIP JS)