Demi meningkatkan pemahaman pentingnya administrasi kependudukan (Adminduk), Suku Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Administrasi Jakarta Selatan (Sudin Dukcapil Jaksel), menggelar kegiatan Gerakan Indonesia Sadar Administrasi (GISA) di SMAN 60 Jakarta, Kelurahan Bangka, Kecamatan Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Kamis (5/9).
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Provinsi DKI Jakarta Danny Sukma, Kepala Suku Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Jakarta Selatan Abdul Haris, Camat Mampang Prapatan Nasrudin Abu Bakar, para Kasektor Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kecamatan dan Kasatpel Kelurahan, serta unsur terkait lainnya.
Ketika dimintai keterangan, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil DKI Jakarta Danny Sukma mengatakan, melalui gerakan ini, dirinya mengimbau kepada para peserta GISA yang terdiri dari RT/RW, Dasa Wisma, PKK, serta kader Jumantik, agar dapat kembali mensosialisasikan apa yang mereka dapatkan kepada seluruh warga masyarakat di lingkungan masing-masing. "Sehingga harapannya masyarakat memiliki dokumen kependudukan, dan kita juga memberikan layanan yang terbaik dan datanya bisa dimanfaatkan dan dimutakhirkan," terangnya.
Kepala Suku Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Jakarta Selatan Abdul Haris menambahkan, dalam kegiatan GISA ini, pihaknya juga membuka pelayanan perekaman e-KTP untuk siswa SMAN 60 Jakarta yang memasuki usia 16 tahun enam bulan. "Kemudian ada juga pelayanan akta kelahiran bagi masyarakat sekitar dan akta perceraian. Serta membuka konsultasi terkait dengan administrasi kependudukan," tutupnya.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Provinsi DKI Jakarta Danny Sukma, Kepala Suku Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Jakarta Selatan Abdul Haris, Camat Mampang Prapatan Nasrudin Abu Bakar, para Kasektor Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kecamatan dan Kasatpel Kelurahan, serta unsur terkait lainnya.
Ketika dimintai keterangan, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil DKI Jakarta Danny Sukma mengatakan, melalui gerakan ini, dirinya mengimbau kepada para peserta GISA yang terdiri dari RT/RW, Dasa Wisma, PKK, serta kader Jumantik, agar dapat kembali mensosialisasikan apa yang mereka dapatkan kepada seluruh warga masyarakat di lingkungan masing-masing. "Sehingga harapannya masyarakat memiliki dokumen kependudukan, dan kita juga memberikan layanan yang terbaik dan datanya bisa dimanfaatkan dan dimutakhirkan," terangnya.
Kepala Suku Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Jakarta Selatan Abdul Haris menambahkan, dalam kegiatan GISA ini, pihaknya juga membuka pelayanan perekaman e-KTP untuk siswa SMAN 60 Jakarta yang memasuki usia 16 tahun enam bulan. "Kemudian ada juga pelayanan akta kelahiran bagi masyarakat sekitar dan akta perceraian. Serta membuka konsultasi terkait dengan administrasi kependudukan," tutupnya.