enam-pasar-dimonitoring-kpkp-jaksel

NameDalam rangka penyediaan produk pangan aman untuk masyarakat di Wilayah Kota Administrasi Jakarta Selatan, Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian Jakarta Selatan, melakukan monitoring pengawasan keamanan pangan terpadu di enam pasar wilayah Jakarta Selatan, Selasa (14/11).

Kepala Bagian Perekonomian Jakarta Selatan Susi Suzana, didampingi Kepala Suku Dinas KPKP Jakarta Selatan Wachyuni, mengatakan bahwa enam pasar tersebut terdiri dari empat pasar tradisional dan dua pasar modern.

"Empat pasar tradisional itu yakni Pasar Mayestik, Pasar Blok A, Pasar Radio Dalam, Pasar Santa. Sementara dua pasar modern yakni Food Mart Citos dan Carrefour Lebak Bulus," ujar Susi.

Susi menjelaskan, dalam monitoring yang bekerja sama dengan pihak BPOM DKI Jakarta ini, pihak Sudin KPKP Jaksel mengambil 374 sampel dengan rincian 177 sampel produk pertanian, 62 sampel produk peternakan, serta 135 sampel produk perikanan.

"Untuk hari ini hasil pengujian dari pangan segar dan olahan hasilnya negatif,  tidak ditemukan bahan berbahaya. Hasil 26 sampel yang diambil oleh BPOM, juga sama seperti kita. Hanya saja, catatan kami masih menemukan adanya nomor izin PIRT (Pangan Industri Rumah Tangga) yang lama yaitu 12 digit, sedangkan sekarang sudah 15 digit, jadi kami imbau untuk segera diperbaiki," tuturnya.

Pada kesempatan yang sama, Wachyuni menjelaskan, pihaknya akan melakukan kegiatan ini di tempat lainnya, guna menjaga keamanan dari bahan pangan yang beredar di Kota Administrasi Jakarta Selatan.

"Selain itu juga untuk memuaskan konsumen yang berbelanja di pasar tradisional maupun modern, karena produk yang mereka beli aman untuk dikonsumsi," pungkasnya. (KIP JS)